BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendatangi dapur umum swadaya untuk relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin (21/9/2026).
Ria Norsan datang bersama Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan dan Bupati Kayong Utara. Dalam kunjungan tersebut, Ria Norsan membawa bantuan pangan dan dana operasional untuk mendukung kebutuhan para relawan yang bertugas memadamkan karhutla.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap gotong royong masyarakat Sukadana dalam membantu penanganan karhutla.
Dapur umum di Sukadana dikelola secara swadaya oleh kelompok perempuan dan ibu-ibu setempat. Posko tersebut menyediakan makanan untuk ratusan personel dan relawan Satgas Gabungan Karhutla.
Para relawan tersebut bertugas melakukan pemadaman kebakaran di kawasan perbukitan Gunung Palung dan Bukit Peramas.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Ikut Padamkan Karhutla Bukit Peramas, Logistik Disalurkan
Dapur umum menjadi salah satu pendukung penting bagi para petugas selama menjalankan tugas di lapangan. Ketersediaan makanan membantu menjaga kebutuhan asupan relawan yang harus bekerja di medan terjal.
Dalam kunjungan itu, Ria Norsan menyerahkan sejumlah bahan pangan untuk menunjang operasional dapur umum.
Bantuan yang diberikan Pemprov Kalbar terdiri dari 250 kilogram beras, 50 kilogram gula pasir, dan 50 liter minyak goreng.
Selain bantuan pangan, Pemprov Kalbar juga menyerahkan dana operasional sebesar Rp50 juta. Dana tersebut dibagi masing-masing Rp25 juta untuk dua titik posko dapur umum.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tekankan Solidaritas Tangani Karhutla
Ria Norsan mengapresiasi masyarakat Sukadana yang secara swadaya ikut membantu kebutuhan konsumsi para relawan karhutla.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, khususnya untuk menopang kebutuhan para petugas yang berada di lapangan.
“Jadi hari ini kita menyerahkan beras 250 kilogram sebagai logistik pangan utama untuk konsumsi harian relawan. Ada juga gula pasir 50 kilogram, kemudian bahan penunjang dapur umum seperti minyak makan 50 liter,” ujar Ria Norsan di lokasi penyerahan.
Sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat diharapkan terus berjalan selama penanganan karhutla di Kabupaten Kayong Utara.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para relawan sekaligus memperkuat upaya penanggulangan karhutla hingga kondisi kembali normal.*
