BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan ini menandai peralihan tugas Listyo setelah memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sejak 27 Januari 2021.
Listyo menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman yang kini dipercaya menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dudung sebelumnya memimpin KSP sejak 27 April 2026.
Pengangkatan Listyo ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria tertanggal 30 September 2026.
Baca Juga : Bangunan ‘Apartemen’ di Lapas Cibinong Ternyata Bukan BMN
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo. Sebelumnya, Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Pengangkatan Suyudi dilakukan setelah DPR RI menyetujui pencalonannya sekaligus pemberhentian dengan hormat Listyo dari jabatan Kapolri. Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa keputusan tersebut segera dikirimkan kepada Presiden untuk menghindari kekosongan pimpinan di tubuh Polri.
Sebelum menjabat Kepala KSP, Listyo memiliki pengalaman panjang di kepolisian. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolresta Surakarta, Kapolda Banten, Kepala Divisi Propam Polri, hingga Kabareskrim Polri.
Baca Juga : Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, 55 Napi hingga Pejabat Diperiksa
Pelantikan tersebut juga menjadi bagian dari perombakan sejumlah jabatan strategis di Kabinet Merah Putih dan lembaga negara. Selain Listyo, Suyudi, dan Dudung, Prabowo melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, serta Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Prabowo juga melantik Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional dan Komjen Pol. Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara.
Sebagai Kepala KSP, Listyo akan memimpin lembaga yang bertugas membantu Presiden mengendalikan program prioritas, mengoordinasikan komunikasi politik dan pemerintahan, serta menangani isu-isu strategis nasional.*
