BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Kalimantan Barat, Rabu (30/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus penguatan kerja sama pertahanan Indonesia-Jepang.
Kedatangan Sjafrie di Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, disambut Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama Danlanud Supadio.
Dari Bandara Supadio, Sjafrie bersama rombongan menuju Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, menggunakan helikopter Puma milik TNI Angkatan Udara.
Baca Juga : Ekspor Hasil Laut Jagoi Babang ke Malaysia Capai Rp16,09 Miliar
Di atas kapal perang Japan Self-Defense Force (JSDF), JS Kunisaki, Sjafrie memimpin seremoni penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera kepada personel JSDF. Penghargaan tersebut diberikan atas jasa dan dedikasi mereka dalam mendukung bidang pertahanan dan kemaritiman.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral terbatas bersama pimpinan delegasi JSDF di ruang makan perwira atau wardroom.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama pertahanan dan kemitraan maritim antara Indonesia dan Jepang.
Baca Juga : JS Kunisaki Tinggalkan Indonesia, 361 Personel JDR Jepang Dapat Satyalancana
Setelah agenda di Mempawah, Sjafrie kembali ke Lanud Supadio. Di Ruang VIP Baseops, ia mengikuti jamuan makan siang sekaligus diskusi mengenai penanganan karhutla di Kalimantan Barat.
Diskusi tersebut membahas pemutakhiran data spasial serta strategi penanggulangan karhutla secara menyeluruh di wilayah Kalbar.
Kunjungan Sjafrie menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas lembaga dalam menangani karhutla serta memperkuat kerja sama pertahanan dan kemitraan maritim Indonesia-Jepang.*
