BERIKABARNEWS l SAMBAS – Polisi menangkap seorang pria berinisial W yang diduga membunuh istrinya, L (37), di Dusun Nahoda, Desa Kuala, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tersangka ditangkap tim gabungan di Kota Pontianak, Jumat (2/10/2026).
Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam setelah korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di dalam kamar rumahnya. Hingga kini, polisi masih mendalami motif dugaan pembunuhan tersebut.
Operasi penangkapan melibatkan personel Satreskrim Polres Sambas, tim Resmob dan IT Ditreskrimum Polda Kalbar, serta Tim Macan Raya Unit Loudik Polres Kubu Raya.
Baca Juga : Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 23,27 Gram di Perbatasan Entikong
Korban L diduga tewas pada Jumat dini hari, 2 Oktober 2026. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh kedua anaknya, V (17) dan R (11), sekitar pukul 06.00 WIB.
Saat ditemukan di dalam kamar, korban sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk pada tubuhnya.
Berdasarkan informasi awal, korban dan suaminya sempat terlibat pertengkaran pada malam sebelum kejadian. Keduanya diketahui masih berada di rumah pada malam itu.
Namun, saat korban ditemukan pada pagi hari, W sudah tidak berada di lokasi. Kondisi tersebut kemudian menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap peristiwa yang menewaskan korban.
Baca Juga : Modus Arisan Bodong, IRT di Pontianak Gelapkan Uang Rp62,1 Juta
Setelah menerima laporan kejadian, polisi langsung melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan W yang diduga melarikan diri ke Kota Pontianak.
Tim gabungan akhirnya menemukan lokasi persembunyian W dan menangkapnya tanpa perlawanan pada Jumat (2/10/2026).
Kasatreskrim Polres Sambas AKP Suwandi, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, W telah mengakui perbuatannya saat diamankan petugas.
“Saat diamankan, suami korban mengakui perbuatannya. Kami terus melakukan pendalaman terkait kronologi, penyebab pasti kematian, serta motif dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelaku,” ujar AKP Suwandi, Jumat (2/10/2026).
Saat ini, W berada dalam penanganan penyidik Satreskrim Polres Sambas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi masih mendalami kronologi kejadian, penyebab pasti kematian L, serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.*
