Gubernur Ria Norsan Pantau Karhutla Kalbar, Pergerakan Asap Dicek Lewat SiPongi

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau Karhutla dan pergerakan asap melalui aplikasi SiPongi di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memantau perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pergerakan asap melalui aplikasi SiPongi di Data Analytic Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/10/2026).

Pemantauan dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah tersebut untuk memperkuat deteksi dini sekaligus mengantisipasi potensi penyebaran asap Karhutla lintas provinsi.

Aplikasi SiPongi digunakan untuk memantau kemunculan titik api (hotspot) sekaligus melihat pola pergerakan asap berdasarkan arah angin di wilayah Kalimantan.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan

Dari hasil pemantauan, pergerakan asap dari sejumlah wilayah di Kalimantan menjadi perhatian. Data menunjukkan asap terbawa angin dari Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Tengah dan berpotensi bergerak ke Kalimantan Barat.

“Kalau kita lihat pergerakan arah angin ini dari arah selatan. Kalau kita lihat kembali, arahnya dari Kalimantan Selatan, bergerak ke arah Kalimantan Tengah, kemudian menuju ke Kalimantan Barat,” kata Gubernur Ria Norsan, Rabu (7/10/2026).

Informasi SiPongi kemudian dipadukan dengan data cuaca dari BMKG dan laporan BPBD. Integrasi data ini menjadi bahan untuk menentukan wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam pencegahan Karhutla.

Selain untuk pemantauan, data tersebut juga menjadi dasar bagi tim di lapangan untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-81 TNI, Dorong Sinergi Jaga Kalbar

Ria Norsan menegaskan penanganan Karhutla tidak cukup dilakukan setelah kebakaran meluas. Upaya pencegahan dan mitigasi sejak dini perlu menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla di Kalbar.

Pemprov Kalbar pun terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi Karhutla dan menjaga kualitas udara.

Koordinasi melibatkan instansi pemerintah, TNI-Polri, pelaku usaha, regu pemadam kebakaran, hingga masyarakat peduli api.

Pemantauan berbasis data diharapkan mempercepat respons terhadap potensi Karhutla. Dengan deteksi lebih awal, dampak pencemaran udara akibat asap dapat ditekan dan risiko kesehatan bagi masyarakat dapat diminimalkan.*

Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan

BERIKABARNEWS l l PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan 2026/2027.

Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-81 TNI, Dorong Sinergi Jaga Kalbar

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Apel Besar HUT ke-81 TNI di Makodam XII/Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya.

Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Hotspot Turun Jadi 24 Titik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penanganan kebakaran hutan dan...

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Rp40 Miliar Dana Banpres Disiapkan, Pemprov Kalbar Perkuat Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan alokasi dana Banpres Rp40 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Tabligh Akbar Bersama UAS, Ria Norsan Ajak Warga Doakan Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ribuan warga menghadiri Tabligh...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam Tabligh Akbar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar UAS di Singkawang, Ria Norsan Ajak Jaga Persatuan

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Ribuan jemaah dari berbagai...

Ribuan jemaah menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad di Stadion Kridasana, Kota Singkawang, dalam rangka Milad ke-7 Fahmi Ummi, Jumat (2/10/2026).

berita terkini