BERIKABARNEWS l SEOUL – Pendiri sekaligus produser utama A2O Entertainment, Lee Soo-man, meluncurkan dua grup idol baru secara bersamaan pada Selasa (13/10/2026). Strategi ini menghadirkan langkah berbeda di industri K-pop karena memperkenalkan boy group dan girl group dalam waktu yang sama.
Dua grup tersebut adalah boy group A2O SOUL dan girl group A2O LITE. Keduanya merilis lagu debut masing-masing, SUPERSTAR dan NEON, secara serentak melalui berbagai platform musik digital pada pukul 18.00 KST atau 16.00 WIB.
Peluncuran dua grup dengan konsep berbeda secara bersamaan tergolong tidak lazim di industri K-pop, yang umumnya memperkenalkan grup baru secara bertahap.
Dalam proyek ini, Lee Soo-man turut menggandeng produser musik K-pop Yoo Young-jin. Ia berkontribusi dalam produksi musik dan koreografi untuk membangun karakter serta warna musikal yang membedakan A2O SOUL dan A2O LITE.
Baca Juga : BOYNEXTDOOR Raih Platinum di Jepang, The Action Tembus 250 Ribu Kopi
Sebelum merilis lagu debut secara resmi, kedua grup tersebut telah memperkenalkan diri kepada publik melalui pertunjukan bertajuk WELCOME TO SOULITE From A2O SOUL A2O LITE.
Acara tersebut digelar di KINTEX, Goyang, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, pada Senin (12/10/2026).
Penampilan perdana itu menampilkan kemampuan vokal dan aksi panggung kedua grup. Mereka juga memperlihatkan perpaduan koreografi yang energik dengan penampilan yang mengedepankan kesan simpel dan elegan.
Dalam pengembangan musik kedua grup, Lee Soo-man menempatkan kualitas lagu sebagai salah satu unsur utama bagi seorang penyanyi K-pop. Karena itu, lagu debut SUPERSTAR dan NEON dirancang dengan memadukan daya tarik bagi pendengar dan kualitas musikal.
Koreografi yang ditampilkan juga menjadi bagian penting dalam membangun identitas masing-masing grup. Meski mengenakan busana sederhana tanpa banyak aksesori, para anggota memperlihatkan gerakan yang dinamis dan terkoordinasi.
Baca Juga : Hearts2Hearts Bakal Ramaikan Primavera Sound 2027 di Spanyol
Selain musik dan penampilan panggung, A2O menghadirkan pendekatan visual berbasis teknologi 4D Gaussian Splatting (4DGS).
Teknologi ini digunakan untuk menghadirkan visual pertunjukan sekaligus merekam data spasial dan temporal para anggota secara terperinci dari berbagai sudut pandang.
Integrasi teknologi tersebut dengan seni pertunjukan menjadi salah satu pendekatan yang diusung A2O untuk membangun identitas visual A2O SOUL dan A2O LITE.
Peluncuran kedua grup secara bersamaan menandai langkah A2O dalam menggabungkan produksi musik, koreografi, dan inovasi teknologi dalam pengembangan artis baru.
Ke depan, perjalanan A2O SOUL dan A2O LITE di bawah arahan Lee Soo-man menjadi perhatian bagi penggemar K-pop dan pengamat industri musik global.*
