PNS Kubu Raya Hilang Misterius Tanpa Jejak Usai Dilantik

Potret Fiqi Hasan, PNS Kubu Raya yang dilaporkan hilang

BERIKABARNEWS l SUNGAI RAYA – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Fiqi Hasan (37), warga Dusun Wana Reja Rt.001 Rw. 003, Desa Teluk Nangka Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, dilaporkan hilang tanpa jejak sejak Jumat (29/8). Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

Kapolsek Kubu IPTU Rosyid melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, laporan kehilangan tersebut pertama kali disampaikan keluarga pada Jumat (29/8) malam setelah Fiqi tak kunjung kembali ke rumah. Sebelumnya, Fiqi Hasan berpamitan hendak berangkat ke Pontianak untuk melaksanakan tugas kedinasan.

“Polsek Kubu telah menerima laporan orang hilang atas nama Fiqi Hasan. Hingga saat ini tim masih melakukan upaya pencarian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Kami juga meminta bantuan kepada masyarakat untuk segera menginformasikan apabila mengetahui keberadaan Fiqi Hasan,” ujar Aiptu Ade dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/9).

Kronologi Hilangnya Fiqi Hasan

Berdasarkan keterangan keluarga, Fiqi Hasan pamit keluar rumah sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (29/8). Ia menyampaikan akan berangkat ke Pontianak terkait tugas dari kantor. Namun, hingga berita ini diturunkan, Fiqi belum kembali dan tidak bisa dihubungi.

Keluarga yang khawatir kemudian melapor ke Polsek Kubu. Polisi pun langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengumpulkan informasi dari kerabat dan rekan kerja korban.

Ciri-ciri Korban

Polisi juga merilis ciri-ciri Fiqi Hasan untuk memudahkan masyarakat jika menemukannya, yakni:

  • Tinggi badan: 165 cm
  • Rambut: Hitam lurus
  • Mata: Bulat hitam
  • Warna kulit: Sawo matang
  • Tanda istimewa: Kaki panjang sebelah
  • Pakaian terakhir: Jaket coklat, celana kain hitam, kaos lengan panjang BKKBN

Kontak Darurat

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Fiqi Hasan diminta segera menghubungi Call Center 110 atau pihak keluarga di nomor 0857-5436-5863.

“Kami berharap bantuan dari masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pencarian ini,” tegas Aiptu Ade.

Saat ini, Polsek Kubu bersama Polres Kubu Raya masih mendalami kasus hilangnya PNS tersebut dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut. (ndo)

Kafilah Pontianak Tampilkan Mobil Hias Tanjak pada Pawai MTQ ke-34 Kalbar

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Kafilah Kota Pontianak...

Mobil hias berornamen tanjak dari Kafilah Pontianak memukau para penonton Pawai Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Bundaran Tugu Durian Kayong Utara, Minggu (2/8/2026) pagi.

Amirullah: MTQ Kalbar Jadi Ajang Silaturahmi dan Penguatan Nilai-Nilai Al-Qur’an

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Lembaga Pengembangan...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menerima cinderamata dari Wakil Bupati Kayong Utara dalam Malam Taaruf MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara, Sabtu (1/8/2026) malam.

Edi Kamtono: Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat mengikuti asesmen TPAKD Award 2026 di Pontive Center, Jumat (31/7/2026) sore.

Wako Edi Optimalkan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD Kota Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangani berita acara Rapat Paripurna di DPRD Kota Pontianak, Jumat (31/7/2026).

Kite Antar, Aplikasi Transportasi Online Asli Pontianak Resmi Beroperasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Aplikasi transportasi online lokal...

Kepala Diskominfo Pontianak Syamsul Akbar dan mitra pengemudi Kite Antar berfoto bersama usai pelepasan menandai beroperasinya layanan tersebut di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (30/7/2026).

Bareskrim Tangkap Pemuda Pontianak, Diduga Kelola Platform Phishing Internasional

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Direktorat Tindak Pidana Siber...

Ilustrasi - Bareskrim Polri mengungkap kasus platform phishing internasional yang diduga dikelola pemuda Pontianak.

berita terkini