Pemprov Kalbar Fokus Perkuat Layanan Digital, Reviu Peta Rencana SPBE Resmi Dibuka

Suasana kegiatan Reviu Peta Rencana SPBE 2025–2029 di Kantor Gubernur Kalimantan Barat. (diskominfo.kalbarprov)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat, Marwan Seregar, membuka kegiatan Reviu Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2025–2029 di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (2/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Koordinator dan Pelaksana Tim Koordinasi SPBE Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Marwan mengajak seluruh Perangkat Daerah dan Biro untuk berperan aktif memberikan masukan konstruktif guna mendukung keberhasilan implementasi dan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Ia menegaskan bahwa dokumen peta rencana SPBE menjadi arah strategis dalam pembangunan pemerintahan berbasis digital di masa mendatang.

“Dokumen ini memberikan arah strategis. Kami berharap reviu ini dapat dilaksanakan setiap tahun untuk mengevaluasi apakah pembangunan SPBE sudah sesuai jalur yang direncanakan,” ujarnya.

Peta Rencana SPBE Kalbar disusun sebagai pedoman komprehensif untuk mewujudkan transformasi digital pemerintahan hingga tahun 2029.

Tahapan awal diarahkan pada penguatan tata kelola dan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi sistem, serta percepatan integrasi layanan SPBE yang solid dan terpadu.

Tahapan selanjutnya fokus pada peningkatan kualitas layanan digital pemerintah yang responsif, adaptif, dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Apresiasi Kabupaten Mempawah Dalam Penyerapan Tenaga Kerja

Pada kesempatan itu, Marwan juga menyampaikan bahwa sesuai arahan Kementerian PANRB, mulai tahun 2026 istilah SPBE akan bertransformasi menjadi Pemerintah Digital (Pemdi). Perubahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional 2025–2045 yang menekankan penyelenggaraan layanan publik yang modern dan berbasis hasil.

“Pemprov Kalbar harus bersiap. Di era terbaru nanti, penilaian tidak hanya pada implementasi TIK internal, tetapi bagaimana masyarakat merasakan manfaat nyata dan kepuasan dari layanan digital pemerintah,” pungkasnya.

Transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. *

 

Sumber :

MC Kalbar/InfoPublik.id

Maulid Nabi di Pontianak, Ria Norsan Ajak Umat Teladani Akhlak Rasulullah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri Maulid Nabi di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Pontianak.

Pemprov Kalbar Siap Sukseskan Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson mengikuti rapat persiapan Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan di Jakarta.

Harumkan Nama Kalbar, Farhan Dirga Tembus 3 Besar Cangkir Barista 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Barista asal Kalimantan Barat,...

Farhan Dirga barista Segitiga Coffee asal Kalbar meraih Juara 3 Cangkir Barista Championship 2026.

Polda Kalbar Terima 300 Brimob, Pasukan Karhutla Disebar ke 8 Kabupaten

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat menerima...

Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar memimpin apel penerimaan 300 personel BKO Brimob untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat. (Foto: Polda Kalbar)

300 Personel Brimob Kaltim-Bali Dikirim ke Kalbar untuk Tangani Karhutla

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Polri mengerahkan 300 personel...

300 personel Brimob Kaltim dan Bali diberangkatkan ke Kalbar untuk menangani karhutla. (Foto: Polri)

Hotspot Kalbar Turun Jadi 28 Titik, Menhut Ingatkan Jangan Lengah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Jumlah titik panas...

Menhut Raja Juli Antoni dan Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau lokasi karhutla di Desa Rasau Jaya 3, Kubu Raya.

berita terkini