AirAsia Batasi Penerbangan Pontianak-Kuching, dari 2 Kali Jadi 1 Kali

Pesawat AirAsia di landasan terkait pembatasan penerbangan Pontianak Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai AirAsia X resmi mengurangi frekuensi penerbangan rute Pontianak–Kuching dari dua kali menjadi satu kali. Kebijakan ini diambil sebagai dampak dari lonjakan harga bahan bakar global yang dipicu ketegangan geopolitik di Asia Barat.

Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengendalikan biaya operasional sekaligus menjaga stabilitas bisnis di tengah tekanan industri penerbangan.

Penasihat sekaligus pendiri AirAsia, Tony Fernandes, menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk meredam volatilitas pasar.

“Permintaan bisnis kargo kami sangat kuat. Kami terus berupaya memastikan kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, AirAsia tetap fokus meningkatkan efisiensi operasional. Penguatan sektor kargo melalui divisi Teleport, integrasi layanan digital lewat platform MOVE dan AirAsia NEXT, serta peningkatan ketepatan waktu penerbangan menjadi langkah utama untuk menjaga kinerja perusahaan.

CEO Grup AirAsia X, Bo Lingam, menambahkan bahwa penyesuaian tarif dilakukan secara hati-hati agar tetap seimbang antara keterjangkauan dan pemulihan biaya operasional.

Meski frekuensi penerbangan berkurang, jaringan AirAsia di kawasan ASEAN tetap luas sehingga distribusi kapasitas masih dapat berjalan efisien. Perusahaan juga memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja di tengah kebijakan efisiensi.

Baca Juga : Kuching Specialist Hospital Raih Penghargaan Layanan Ortopedi Terbaik di Healthcare Asia Awards 2026

“Saat ini tidak ada PHK dan tidak ada cuti tanpa gaji sukarela. Kami tetap berkomitmen menjaga tenaga kerja kami,” tegas Bo.

AirAsia X juga mengakui belum menerapkan strategi lindung nilai bahan bakar karena tingginya harga minyak dan keterbatasan likuiditas.

Sebagai gantinya, maskapai memilih fokus pada optimalisasi rute dan pengelolaan biaya. Di tengah tantangan global, AirAsia tetap optimistis memperkuat konektivitas regional dengan menjadikan Kuala Lumpur sebagai pusat penerbangan berbiaya rendah di kawasan ASEAN. (ndo)

Jadi Mucikari di Kuching, Pria Pontianak Divonis 9 Tahun Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Praktik prostitusi yang berkedok...

Pria Pontianak EK usai sidang putusan kasus prostitusi di Pengadilan Kuching.

Malaysia Tangkap Dua WNI Bawa 28 Kg Sabu di Teluk Melano

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Aparat kepolisian Malaysia menangkap...

Barang bukti 28 kg sabu hasil penangkapan di Sarawak.

KJRI Kuching Fasilitasi Pemulangan WNI Korban Kecelakaan via PLBN Aruk

BERIKABARNEWS l SAMBAS – KJRI Kuching kembali menunjukkan...

Proses repatriasi WNI dari Malaysia melalui PLBN Aruk Sambas.

Mulai 1 April 2026, Kendaraan Asing di Malaysia Hanya Boleh Isi Pertamax Turbo (RON97) Seharga 22.300 Rupiah

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan...

Ilustrasi - Pengendara kendaraan asing mengisi RON97 di SPBU Kuching setelah larangan RON95 diberlakukan.

Sarawak dan Sabah Batasi Pembelian BBM 50 Liter Per Mobil

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Malaysia resmi membatasi...

Informasi pembatasan pembelian BBM maksimal 50 liter per kendaraan di Sabah dan Sarawak.

Batik Air Resmikan Rute Kuching-Guangzhou

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai Batik Air resmi...

Peluncuran rute internasional Batik Air Kuching–Guangzhou di Bandara Kuching.

berita terkini