BERIKABARNEWS l – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengakui timnya merasakan dampak besar setelah kapten Bruno Fernandes harus menepi akibat cedera. Menjelang laga penting melawan Newcastle United pada Jumat mendatang, Amorim menilai absennya gelandang asal Portugal tersebut meninggalkan kekosongan signifikan dalam permainan Setan Merah.
Bruno Fernandes mengalami cedera jaringan lunak dan terpaksa ditarik keluar pada babak pertama saat Manchester United kalah 1-2 dari Aston Villa, Minggu lalu. Kehilangan sang kapten menjadi pukulan bagi MU, mengingat perannya yang krusial sebagai pengatur serangan, pemimpin di lapangan, sekaligus pengorganisasi situasi bola mati.
Dalam konferensi pers pada Rabu, Amorim menegaskan betapa sentralnya peran Bruno dalam struktur permainan tim. Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menilai kondisi ini juga bisa menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil tanggung jawab lebih besar.
“Sangat mustahil untuk menggantikan Bruno,” ujar Amorim.
“Banyak pemain harus melangkah maju. Ini bukan hanya tentang kreativitas, tetapi juga kepemimpinan, terutama saat bola mati.”
Amorim menekankan pentingnya kolektivitas dan meminta timnya tidak terus bergantung pada satu sosok. Menurutnya, absennya Bruno Fernandes menjadi pengingat bahwa setiap pemain harus berkontribusi lebih dalam situasi sulit.
Tantangan Manchester United semakin berat karena sejumlah pemain kunci lainnya juga absen. Selain Bruno, Kobbie Mainoo dipastikan tidak tampil saat menghadapi Newcastle. Bryan Mbeumo dan Amad Diallo juga belum bisa bergabung karena sedang membela negaranya di Piala Afrika.
Di lini belakang, Harry Maguire masih menepi akibat cedera hamstring, sementara Matthijs de Ligt mengalami masalah pada punggung.
Dengan kondisi tersebut, Amorim harus melakukan penyesuaian di lini tengah dan pertahanan. Pihak klub berharap Bruno Fernandes dapat pulih tepat waktu untuk memperkuat tim pada Derby Manchester melawan Manchester City yang dijadwalkan pada 17 Januari mendatang.
Baca Juga : Arsenal Lolos Semifinal Carabao Cup Usai Adu Penalti Dramatis
Di tengah keterbatasan pemain senior, Amorim justru menyoroti kontribusi positif para pemain muda. Jack Fletcher dan Shea Lacey yang menjalani debut saat melawan Aston Villa dinilai menunjukkan potensi dan sikap profesional.
“Kami mungkin perlu bermain dengan cara berbeda. Jack Fletcher melakukan pekerjaan yang sangat baik. Inilah alasan kami harus memberi ruang bagi pemain muda seperti Jack dan yang lainnya,” kata Amorim.
Amorim juga memuji mentalitas para pemain muda yang tetap rendah hati meski tampil di level tertinggi bersama Manchester United. Ia menegaskan keyakinannya terhadap skuad yang ada meski situasi saat ini tidak ideal.
“Saya percaya pada tim ini. Meski tanpa banyak pemain, memang lebih sulit, tetapi jika kami fokus dan bekerja bersama, kami punya peluang untuk menang,” tutup Amorim dengan optimistis. *
Sumber :
Reuters
