Anwar Ibrahim Tegaskan Bantuan Sara RM100 Bukan Solusi Tunggal Atasi Biaya Hidup

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (facebook.com/anwaribrahimofficial)

BERIKABARNEWS l KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim menegaskan bahwa Bantuan Apresiasi Sumbangan Asas Rahmah (Sara) sebesar RM100 atau sekitar Rp387.707 tidak boleh dipandang sebagai solusi tunggal untuk mengatasi tekanan biaya hidup masyarakat.

Menurut Anwar, bantuan Sara merupakan tambahan dari program MySara dan Sumbangan Tunai Rahmah (STR) yang telah lebih dulu disalurkan pemerintah.

“Memang ada yang mengkritik dengan mengatakan ‘apa gunanya RM100?’ Namun mereka lupa bahwa Sara adalah tambahan dari MySara dan STR. Hingga hari ini, bantuan ini sudah dinikmati sembilan juta orang,” ujar Anwar dalam pidatonya yang dibagikan di media sosial, Minggu (7/9).

Baca Juga : Tiga Kawasan Malaysia Resmi Jadi Taman Warisan ASEAN

Dapat Sorotan Pemimpin ASEAN

Anwar menyampaikan, inisiatif yang diluncurkan sejak 31 Agustus itu bahkan mendapat perhatian dari para pemimpin ASEAN.

“Dari populasi 34 juta, Malaysia menghabiskan RM15 miliar untuk membantu sembilan juta rakyat. Banyak negara lain mengakui tidak mampu melakukan hal serupa,” tegas Anwar saat menutup Program Madani Rakyat edisi Kedah di Kompleks Olahraga Dewan Distrik Baling.

Dampak Ekonomi dari Program Sara

Kementerian Keuangan Malaysia melaporkan bahwa hingga hari ketujuh pelaksanaan, program Sara mencatat total penjualan RM100 juta. Pencapaian itu melibatkan 1,7 juta penerima dengan tingkat keberhasilan transaksi mencapai 99,9 persen.

Secara keseluruhan, program STR dan Sara 2025 melibatkan alokasi sebesar RM15 miliar, jumlah terbesar dalam sejarah bantuan tunai Malaysia. Bantuan ini diumumkan bertepatan dengan Hari Nasional 2025, dan diperkirakan memberi manfaat langsung kepada 22 juta rakyat. (ing)

WNI Asal Singkawang Terlibat Prostitusi di Kuching, Divonis Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Pengadilan di Kuching, Malaysia, menjatuhkan hukuman denda dan penjara kepada WNI asal Singkawang dalam kasus prostitusi dan pelanggaran izin tinggal.

205 WNI Dideportasi dari Sarawak, Enam di Antaranya Anak-anak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 205 Warga Negara...

Sebanyak 205 WNI dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melalui perbatasan Tebedu-Entikong pada 27–28 Oktober 2026, termasuk enam anak-anak. (Foto: JIM Sarawak)

Pelajar 16 Tahun Serang Guru dengan Kapak di Kuching, Polisi Periksa Kejiwaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Sarawak, Malaysia, tengah...

Plt Komisaris Polisi Sarawak DCP Saifullizan Ishak menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pelajar 16 tahun yang menyerang guru menggunakan kapak dalam konferensi pers di Markas Kontingen Polisi Sarawak, Kuching, Malaysia. (Foto: facebook.com/polissarawak)

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 40 WNI dari Sarawak Lewat Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 40 WNI bermasalah dari Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: KJRI Kuching)

Sarawak Jajaki Pasokan Beras Sambas Lewat Perbatasan Aruk

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Negara Bagian Sarawak,...

Datuk Seri Dr. Stephen Rundi Utom, Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, yang menyampaikan rencana penjajakan pasokan beras dari Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: Japen Malaysia)

Razia Kamar Sewa Bintulu, Imigrasi Sarawak Tangkap 23 WNI

BERIKABARNEWS l BINTULU – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Petugas Imigrasi Sarawak melakukan pemeriksaan dalam razia kamar sewa di Bintulu yang menjaring 23 warga negara Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini