BERIKABARNEWS l MELBOURNE – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, kembali ke Melbourne Park sebagai favorit utama Australian Open 2026, namun kali ini hadir tanpa status juara bertahan. Tahun lalu, rekor 20 kemenangan beruntun Sabalenka di Melbourne terhenti di partai final setelah dikalahkan petenis Amerika Serikat, Madison Keys. Kini, Sabalenka kembali dengan tekad merebut kembali trofi Daphne Akhurst Memorial Cup.
Meskipun datang tanpa beban mempertahankan gelar, Sabalenka menegaskan fokusnya tetap pada peningkatan diri, bukan status juara. Baginya, setiap turnamen adalah kesempatan baru untuk membuktikan kualitas terbaik di lapangan.
“Sejujurnya, tidak ada perbedaan. Tidak peduli apakah saya juara bertahan atau kalah di babak pertama tahun lalu, tujuannya selalu sama, memberikan tenis terbaik dan meningkatkan permainan saya,” ujar Sabalenka dalam konferensi pers di Melbourne Park.
Ia menambahkan, fokus utamanya adalah pengembangan diri secara teknis dan mental. “Saya selalu fokus pada diri sendiri dan memastikan hadir 100 persen di lapangan,” tegasnya.
Transformasi permainan Sabalenka menjadi kunci kesuksesannya. Jika beberapa tahun lalu servis menjadi titik lemah, kini kekuatannya lebih stabil dan tajam, menjadi senjata mematikan. Selain groundstroke yang kuat, ia juga semakin mengandalkan variasi drop shot dan kecerdasan taktis yang matang.
Musim lalu, petenis berusia 27 tahun ini berhasil meraih empat trofi dan menembus sembilan final, menunjukkan konsistensi di level tertinggi.
Baca Juga : Nick Kyrgios Mundur dari Tunggal Australian Open 2026, Ini Alasannya
Australian Open 2026 juga menjadi peluang bagi Sabalenka mencatatkan sejarah besar. Ia mengincar final keempat berturut-turut sekaligus berpotensi menyamai rekor Steffi Graf dan Martina Hingis dengan tujuh final Grand Slam hardcourt secara beruntun.
Modal awalnya pun meyakinkan, setelah baru saja mempertahankan gelar di Brisbane International tanpa kehilangan satu set pun.
“Saya selalu sangat termotivasi saat datang ke Australia. Saya suka bermain di sini dan ingin bertahan selama mungkin. Mengingat final tahun lalu, tentu saya ingin melakukan lebih baik kali ini,” tutup Sabalenka dengan senyum penuh percaya diri. *
Sumber :
Reuters
