BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keinginan mengalahkan teman sekolah dalam lomba lari menjadi awal perjalanan Amira Syauqia menekuni olahraga atletik. Kini, siswi SD Mujahidin Pontianak berusia 10 tahun itu mulai mencatatkan prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan.
Prestasi terbarunya diraih dalam ajang Khatulistiwa Track & Field 2026. Amira berhasil meraih juara pertama pada nomor lari 80 meter dan 200 meter putri. Sementara pada nomor estafet 4×50 meter campuran, ia bersama tim SD Mujahidin menempati posisi kedua.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan Amira sebagai atlet muda. Di usianya yang masih belia, ia mampu menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan atlet-atlet seusianya.
Tak berhenti sampai di situ, Amira kini mendapat kesempatan memperkuat kontingen atletik Kota Pontianak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026.
Keikutsertaan dalam Porprov menjadi pengalaman berharga baginya untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat sekaligus mengasah kemampuan di tingkat provinsi.
Baca Juga : ‘Budak Kecik’ Pontianak Harumkan Indonesia di Kejuaraan Padel di Hong Kong
Di balik prestasi tersebut, Amira menjalani rutinitas latihan yang cukup padat. Ia berlatih dua kali sehari, yakni pagi dan sore. Bahkan, sebelum berangkat sekolah, ia sudah harus berada di lintasan atletik sejak subuh untuk mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) persiapan Porprov.
Setelah menyelesaikan latihan pagi, Amira melanjutkan aktivitasnya di sekolah. Sore harinya, ia kembali menjalani latihan untuk meningkatkan kemampuan.
“Semuanya ini proses. Tidak ada prestasi yang didapat semudah membalik telapak tangan. Saat ini saya latihan pagi dan sore hari. Paling berat itu sebelum turun ke sekolah, subuh hari saya sudah ada di lintasan atletik untuk TC atletik persiapan Porprov. Setelah latihan lalu ke sekolah. Sore hari latihan lagi,” ujar Amira.
Baca Juga : Abdul Hadi, Lifter Asal Kalbar, Raih Medali Perak Asian Para Games 2026
Meski akan menjalani debut di Porprov, Amira tetap optimistis menghadapi pertandingan. Ia berharap kerja keras dan latihan yang selama ini dijalani dapat membuahkan hasil terbaik.
“Mudah-mudahan di Porprov pertama kali ini, saya bisa memberikan hasil terbaik buat Kota Pontianak,” harapnya.
Perjalanan Amira membuktikan bahwa prestasi bisa berawal dari keinginan sederhana. Dari sekadar ingin mengalahkan teman sekolah, kini ia mulai melangkah lebih jauh untuk mengejar prestasi dan mengharumkan nama Kota Pontianak di lintasan atletik.*
