BERIKABARNEWS l – OpenAI memperkuat perlindungan ChatGPT bagi pengguna remaja melalui pengalaman khusus untuk akun yang teridentifikasi berusia di bawah 18 tahun. Sistem ini dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap konten sensitif sekaligus memberi orang tua atau wali kontrol atas sejumlah pengaturan.
ChatGPT menggunakan berbagai sinyal terkait akun untuk memperkirakan usia pengguna. Jika sistem memprediksi pengguna berusia di bawah 18 tahun, perlindungan remaja dapat diterapkan secara otomatis, meski pengguna sebelumnya telah memasukkan tanggal lahir.
Melalui fitur pengawasan orang tua, akun remaja dapat ditautkan dengan akun orang tua atau wali. Setelah terhubung, orang tua dapat mengelola sejumlah pengaturan, termasuk menetapkan jam tenang (quiet hours) dan menerima pemberitahuan keselamatan dalam situasi tertentu.
Namun, fitur tersebut tidak memberikan akses kepada orang tua untuk membaca atau memantau percakapan anak secara langsung. Dalam kondisi terbatas, OpenAI dapat mengirimkan notifikasi keselamatan dengan informasi yang diperlukan untuk membantu mendukung keselamatan remaja.
Baca Juga : Nvidia Amankan 8 GW untuk OpenAI, Proyek Pusat Data Dimulai di Ohio
Perlindungan akun remaja juga mencakup pengurangan konten sensitif, seperti kekerasan grafis, tantangan viral yang mendorong perilaku berisiko, permainan peran seksual, romantis atau kekerasan, serta konten yang mempromosikan standar kecantikan ekstrem, diet tidak sehat, dan body shaming.
OpenAI juga menyediakan pengaturan yang dapat membantu keluarga mengarahkan penggunaan ChatGPT untuk aktivitas yang lebih aman dan sesuai usia.
Salah satunya adalah Study Mode, yang dapat diaktifkan melalui pengawasan orang tua agar digunakan secara default ketika remaja memulai percakapan baru.
Baca Juga : DeepSeek Naikkan Tarif API hingga 11 Kali Lipat Mulai 17 Agustus 2026
Fitur tersebut dapat mendukung penggunaan ChatGPT untuk belajar, sehingga chatbot tidak hanya digunakan untuk mencari jawaban secara instan, tetapi juga membantu proses memahami materi.
Penguatan perlindungan ini menjadi bagian dari upaya OpenAI menghadirkan pengalaman yang sesuai usia bagi remaja. Perusahaan juga terus mengembangkan sistem prediksi usia agar perlindungan remaja dapat diterapkan secara otomatis berdasarkan perkiraan usia pengguna.
Jika pengguna yang sebenarnya sudah berusia 18 tahun terdeteksi sebagai remaja, OpenAI menyediakan opsi verifikasi usia untuk menghapus perlindungan remaja. Setelah teridentifikasi sebagai pengguna dewasa, akun dapat kembali memperoleh fitur dan pengaturan yang tersedia untuk orang dewasa.*
Sumber :
Reuters
