Edi Kamtono: Modernisasi Peradilan Harus Tetap Humanis dan Mudah Diakses Masyarakat

Ketua Pengadilan Negeri Pontianak I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara menyerahkan cinderamata kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai pembukaan Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Pengadilan Negeri Pontianak di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (7/6/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa modernisasi sistem peradilan harus berjalan seiring dengan pelayanan yang humanis, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, kemajuan teknologi di sektor peradilan akan memberikan manfaat maksimal apabila diimbangi dengan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Edi saat membuka Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Pengadilan Negeri Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (7/7/2026).

Edi mengapresiasi langkah Pengadilan Negeri Pontianak yang terus melakukan transformasi melalui digitalisasi administrasi perkara, penerapan layanan elektronik, hingga pembaruan sistem pelayanan hukum.

Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan peradilan yang lebih cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.

“Digitalisasi administrasi perkara menunjukkan bahwa lembaga peradilan terus bergerak menuju layanan yang cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar,” ujarnya.

Baca Juga : HUT ke-75 IBI, Wako Edi Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Ia juga menilai penerapan konsep keadilan restoratif yang kini semakin dikedepankan selaras dengan nilai musyawarah dan gotong royong yang telah lama menjadi budaya masyarakat Indonesia.

Meski mendukung modernisasi, Edi mengingatkan bahwa teknologi tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat dalam memperoleh akses terhadap keadilan.

Ia menegaskan pelayanan pengadilan harus tetap sederhana, ramah, dan mudah dipahami, termasuk bagi masyarakat yang belum memahami hukum, penyandang disabilitas, maupun warga kurang mampu yang membutuhkan layanan pembebasan biaya perkara.

“Pelayanan publik pengadilan harus tetap humanis, berpihak, dan mudah dipahami masyarakat, termasuk mereka yang awam hukum, penyandang disabilitas, maupun warga kurang mampu yang membutuhkan layanan pembebasan biaya perkara,” katanya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Pengadilan Negeri Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Pengadilan Negeri Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak.

Menurut Edi, pelayanan yang mudah diakses merupakan pintu pertama masyarakat untuk memperoleh keadilan. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Edi menegaskan Pemerintah Kota Pontianak siap memperkuat sinergi dengan Pengadilan Negeri Pontianak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan data kependudukan yang akurat, edukasi hukum hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta kerja sama lintas sektor dalam penyelesaian berbagai persoalan hukum yang melibatkan masyarakat.

Baca Juga : Satpol PP Pontianak Tertibkan Layang-layang, Tiga Layangan dan Dua Gelondongan Diamankan

“Pemerintah daerah siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pengadilan agar informasi layanan tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Edi juga mengingatkan aparatur kecamatan dan kelurahan agar meningkatkan ketelitian dalam pengelolaan administrasi kependudukan.

Menurutnya, perbedaan data seperti penulisan nama, tempat lahir, atau identitas lainnya kerap menjadi kendala saat masyarakat mengurus berbagai keperluan hukum maupun administrasi.

“Data ini memang harus valid, akurat, dan terverifikasi. Banyak hal yang berkaitan dengan tugas di kecamatan dan kelurahan, misalnya data kependudukan, perbedaan nama, atau dokumen yang tidak sama,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam sejumlah kasus, warga harus memperoleh penetapan pengadilan untuk menyelesaikan perbedaan data tersebut. Karena itu, diperlukan koordinasi yang baik agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan efektif dan tidak membebani lembaga peradilan.

Baca Juga : RR FC Juara Pontianak Futsal League 2026

Edi berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah mengenai pelayanan hukum sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan Pengadilan Negeri Pontianak.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Pengadilan Negeri Pontianak yang memberikan edukasi kepada jajaran Pemerintah Kota Pontianak sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang lebih baik.

“Mari kita bangun kepercayaan publik terhadap dunia peradilan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga peradilan, dan masyarakat,” pungkasnya.*

Siap Jadi Identitas Kota, 16 Tim Rancang Logo Hari Jadi ke-255 Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 16 tim kreatif...

16 tim kreatif mengikuti workshop perancangan logo Hari Jadi ke-255 Pontianak

Jaga Pontianak Tetap Harmonis, Bahasan Ajak Penyuluh Agama Perkuat Toleransi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menghadiri Dialog Kebangsaan melalui Semangat Lintas Agama di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Rabu (26/8/2026).

18 Ruko Terbakar di Pontianak, Wako Edi Ingatkan Risiko Bangunan Runtuh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 18 ruko di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau lokasi 18 ruko terbakar di Jalan Barito, Rabu (26/8/2026).

Mobil Terjun Bebas di Parit Haji Husein I

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebuah mobil terjun ke...

Mobil terjun ke parit di Jalan Parit Haji Husein I Pontianak usai Maghrib.

Tiga Pelari Taklukkan 350 KM Jalur Pontianak-Kuching

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tiga pelari asal Pontianak...

Tiga pelari Pontianak dari Uber Running Crew finis di Kuching setelah menempuh jarak 354,37 kilometer. (Foto: instagram.com/uber_running_crew_)

Kualitas Udara Pontianak Tidak Sehat, Wali Kota Imbau Warga Pakai Masker

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kualitas udara Pontianak masih...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga memakai masker akibat kualitas udara tidak sehat

berita terkini