Festival Mattompang Perkaya Khazanah Budaya Pontianak

Festival Mattompang di Taman Alun Kapuas Pontianak dengan ritual budaya Bugis.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Festival Mattompang menjadi salah satu upaya nyata dalam melestarikan budaya sekaligus memperkaya khazanah tradisi di Kota Pontianak. Tradisi khas Bugis ini dinilai tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat identitas budaya di tengah keberagaman masyarakat.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengapresiasi terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menjadi simbol penting dalam menjaga nilai-nilai adat Bugis sekaligus memperkokoh harmoni sosial di kota multikultural.

Tradisi Mattompang Benda Pusaka sendiri merupakan ritual budaya Bugis yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2018 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Ini bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur dan identitas budaya,” ujar Bahasan usai membuka Festival Mattompang di Taman Alun Kapuas, Sabtu (2/5/2026) malam.

Baca Juga : Wali Kota Edi ajak Pemuda Pancasila Kolaborasi Bangun Pontianak

Bahasan menekankan pentingnya peran komunitas etnis dalam menjaga persatuan di Pontianak. Ia menyebut, kota ini dibangun atas dasar keberagaman suku, termasuk etnis Bugis yang telah berkontribusi sejak masa kesultanan hingga saat ini.

“Kota Pontianak tidak terlepas dari peran berbagai etnis, termasuk Bugis, yang telah mewarnai sejarah dan pembangunan kota ini,” katanya.

Dengan luas wilayah sekitar 118,40 kilometer persegi dan jumlah penduduk hampir 700 ribu jiwa, Pontianak menjadi rumah bagi berbagai komunitas etnis. Saat ini, terdapat sekitar 28 paguyuban etnis yang tergabung dalam Paguyuban Merah Putih.

3. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan memegang benda pusaka yang akan menjalan ritual Mattompang.
3. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan memegang benda pusaka yang akan menjalan ritual Mattompang.

Keberadaan paguyuban tersebut dinilai berperan penting dalam memperkuat komunikasi serta menjaga keharmonisan antarwarga. Pemerintah Kota Pontianak pun rutin memfasilitasi pertemuan melalui kegiatan coffee morning sebagai ruang dialog dan silaturahmi.

“Ini dilakukan untuk memastikan seluruh komunitas tetap berada dalam bingkai kerukunan dan persatuan,” jelasnya.

Baca Juga : Wali Kota Edi Minta Jemaah Calon Haji Jaga Nama Baik Pontianak

Selain itu, Pontianak juga baru saja meraih penghargaan sebagai salah satu kota toleran di Indonesia. Meski demikian, Bahasan mengakui masih ada sejumlah tantangan yang perlu dihadapi, terutama dalam mengelola perbedaan pandangan di masyarakat.

“Kita berharap ke depan setiap perbedaan dapat diselesaikan melalui dialog dan diskusi, bukan dengan penolakan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga warisan sejarah, termasuk kontribusi tokoh Bugis di masa lalu yang berperan dalam menyelesaikan konflik kerajaan.

“Sejarah ini harus kita rawat bersama sebagai bagian dari identitas dan persatuan kita,” pungkasnya.*

Tekan Risiko Karhutla, Pemkot Pontianak Dorong Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mendorong...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangani pernyataan komitmen dalam agenda Expose dan FGD Pencegahan dan Penanganan Karhutla secara Komprehensif, Holistik dan Integral di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Pemkot Pontianak Latih 41 Pelaku UMKM dan Penyelia Halal Terapkan SJPH

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak melatih...

Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim menghadiri pelatihan SJPH bagi pelaku UMKM di Aula Kantor Bank Indonesia Lama, Kamis (17/9/2026).

Wako Edi Tegaskan Pembakar Lahan Akan Ditindak, Dua Lokasi Karhutla Pontianak Diselidiki

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Ilustrasi - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan pembakar lahan akan ditindak.

KOPi 2026 Dimulai, Pemkot Pontianak Dorong ASN Lahirkan Inovasi Berdampak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Penyusunan Proposal, di Aula Rohana Muthalib, Bapperida Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Air Baku Belum Normal, Pontianak Tambah Cadangan Air Tawar hingga 10 Juta Liter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Cadangan air tawar didatangkan ke Pontianak untuk memperkuat pasokan air di tengah intrusi air laut.

Wako Edi Dorong Pusat dan Provinsi Perkuat Sumber Air Baku Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong penguatan sumber air baku Pontianak.

berita terkini