PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak Pemuda Pancasila Kota Pontianak untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Sinergi yang dibangun tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ajakan tersebut disampaikan saat pelantikan pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026–2027 di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (2/5/2026).
“Kita harus sama-sama berkolaborasi untuk membangun negeri ini, khususnya Kota Pontianak,” ujarnya.
Baca Juga : Wali Kota Edi Minta Jemaah Calon Haji Jaga Nama Baik Pontianak
Menurut Edi, Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat. Kondisi ini membuat mobilitas warga sangat tinggi dan berdampak pada kompleksitas pembangunan.
“Arus mobilitas masyarakat di Pontianak sangat tinggi, baik dari dalam kota maupun dari daerah lain di Kalimantan Barat,” jelasnya.
Selain itu, keberagaman suku, agama, dan latar belakang masyarakat menjadi tantangan tersendiri, namun juga merupakan kekuatan dalam membangun kota yang inklusif dan harmonis.
Baca Juga : MTQ ke-34 Pontianak Timur Dibuka, Wawako Tekankan Generasi Cerdas dan Berkarakter
Edi menyebutkan, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pontianak menempati peringkat 19 kota terbaik secara nasional berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri.
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak mencapai 80,82—tertinggi di Kalimantan Barat dan berada di atas rata-rata nasional.
“Capaian ini patut kita syukuri, namun masih banyak hal yang perlu kita tingkatkan,” katanya.
Salah satu fokus pemerintah, lanjutnya, adalah penanganan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Meski angka kemiskinan menurun, masih ada warga yang membutuhkan perhatian lebih.
Baca Juga : Dorong PRP Jadi Event Tetap Hari Jadi Kota Pontianak
Dalam konteks tersebut, Edi menilai Pemuda Pancasila memiliki potensi besar sebagai mitra strategis pemerintah. Jaringan organisasi yang tersebar hingga ke tingkat akar rumput dinilai mampu membantu menyerap aspirasi dan informasi dari masyarakat.
“Pemuda Pancasila ini ada di setiap sudut kota. Jika ada persoalan di masyarakat, bisa cepat disampaikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi di era digital. Menurutnya, platform digital dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan program pembangunan sekaligus menampung aspirasi warga.
Edi berharap kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026–2027 dapat berperan aktif dalam menjaga kondusivitas, memperkuat kebersamaan, serta mendorong pembangunan kota yang maju, sejahtera, berwawasan lingkungan, dan humanis.*
