BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kawasan Pontianak Barat kembali menjadi pusat syiar Islam melalui kegiatan Gema Shalawat, Minggu (26/4/2026). Dalam momentum tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Qur’an di Sekolah Qur’an Keluarga Kita, Jalan Apel.
Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan keagamaan serta membangun generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa keberadaan Rumah Qur’an sangat penting di tengah perkembangan zaman. Ia menilai fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat menghafal Al-Qur’an, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda agar mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga pembangunan Rumah Qur’an ini membawa keberkahan dan melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta berdaya saing,” ujarnya.
Suasana khidmat terasa saat lantunan ayat suci dan shalawat menggema di lokasi acara. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarjemaah sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, acara turut diisi dengan penggalangan dana yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan Rumah Qur’an.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Lepas Jemaah Haji Muhammadiyah Kalbar
Antusiasme warga dalam berdonasi mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan.
Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan sekaligus memperluas akses belajar Al-Qur’an bagi masyarakat.
Rumah Qur’an di bawah naungan Sekolah Qur’an Keluarga Kita ini diproyeksikan menjadi pusat pendidikan keagamaan baru di Pontianak Barat. Fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an (hafidz dan hafidzah) yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap kehadiran Rumah Qur’an ini dapat memperkuat nilai spiritual generasi muda serta menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang berintegritas.*
