Wacana Pemblokiran NIK Orang Tua Tak Nafkahi Anak Masih Dikaji

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menyatakan pemblokiran NIK orang tua yang tak nafkahi anak pasca perceraian masih dalam wacana.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wacana pemblokiran Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi orang tua yang tidak menafkahi anak pascaperceraian masih sebatas pembahasan awal. Pemerintah Kota Pontianak menegaskan bahwa gagasan tersebut belum menjadi kebijakan resmi dan belum diatur dalam peraturan daerah (perda).

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menjelaskan isu tersebut muncul dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh DP2KBP3A Kota Pontianak. Forum itu merupakan bagian dari proses penyusunan rancangan regulasi terkait perlindungan perempuan dan anak.

“Itu masih dalam tahap diskusi. Jadi baru sebatas merumuskan poin-poin yang dinilai relevan untuk dimasukkan dalam rancangan aturan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, hasil FGD akan menjadi bahan awal dalam penyusunan produk hukum daerah, baik berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwa). Namun, seluruh usulan yang muncul masih memerlukan pembahasan lanjutan sebelum diputuskan.

“Belum final. Semua masih akan dibahas kembali, dirumuskan, dan disepakati bersama seperti apa bentuk kebijakannya,” jelasnya.

Baca Juga : Sekda Amirullah Tekankan Profesionalisme dan Disiplin ASN dalam Pelayanan Publik

Amirullah juga menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Pontianak belum memiliki kebijakan terkait pemblokiran NIK bagi orang tua yang tidak memenuhi kewajiban menafkahi anak.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa wacana tersebut telah menjadi aturan resmi.

Pemerintah, kata dia, masih membuka ruang masukan dari berbagai pihak agar kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar adil serta memiliki dasar hukum yang kuat.

“Yang jelas, saat ini belum ada kebijakan resmi Pemerintah Kota Pontianak mengenai hal itu,” tegasnya.*

Tekan Risiko Karhutla, Pemkot Pontianak Dorong Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mendorong...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangani pernyataan komitmen dalam agenda Expose dan FGD Pencegahan dan Penanganan Karhutla secara Komprehensif, Holistik dan Integral di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Pemkot Pontianak Latih 41 Pelaku UMKM dan Penyelia Halal Terapkan SJPH

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak melatih...

Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim menghadiri pelatihan SJPH bagi pelaku UMKM di Aula Kantor Bank Indonesia Lama, Kamis (17/9/2026).

Wako Edi Tegaskan Pembakar Lahan Akan Ditindak, Dua Lokasi Karhutla Pontianak Diselidiki

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Ilustrasi - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan pembakar lahan akan ditindak.

KOPi 2026 Dimulai, Pemkot Pontianak Dorong ASN Lahirkan Inovasi Berdampak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Penyusunan Proposal, di Aula Rohana Muthalib, Bapperida Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Air Baku Belum Normal, Pontianak Tambah Cadangan Air Tawar hingga 10 Juta Liter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Cadangan air tawar didatangkan ke Pontianak untuk memperkuat pasokan air di tengah intrusi air laut.

Wako Edi Dorong Pusat dan Provinsi Perkuat Sumber Air Baku Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong penguatan sumber air baku Pontianak.

berita terkini