BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kehadiran Infinity Coffee menambah warna baru dalam budaya nongkrong dan industri kreatif di Kota Pontianak. Kedai kopi yang berlokasi di Jalan Perdana itu resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian Infinity Coffee mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena dinilai mampu menjadi ruang kreatif baru bagi generasi muda sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di daerah.
Infinity Coffee mengusung konsep usaha terpadu atau one-stop service dengan memadukan kedai kopi modern dan layanan pencucian mobil. Konsep tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi sambil menunggu kendaraan mereka dibersihkan.
Tak hanya sebagai tempat bersantai, Infinity Coffee juga dirancang menjadi ruang publik yang nyaman untuk bekerja, berdiskusi, hingga membangun jejaring usaha dan komunitas kreatif.
“Pontianak memang sudah dikenal dengan budaya ngopinya. Kehadiran tempat seperti ini menjadi inovasi positif yang patut didukung,” ujar Krisantus saat memberikan sambutan.
Baca Juga : Wagub Krisantus: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan
Menurutnya, fungsi kedai kopi saat ini telah berkembang menjadi tempat interaksi sosial dan wadah kolaborasi anak muda dalam bertukar ide maupun membangun peluang usaha baru.
Pemerintah daerah berharap semakin banyak pelaku usaha lokal yang menghadirkan inovasi kreatif serupa. Selain mendorong pertumbuhan UMKM, perkembangan sektor kuliner dan ekonomi kreatif juga diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan baru di Kalimantan Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus juga menyoroti potensi besar industri kopi lokal di Kalbar. Ia berharap daerah ini tidak hanya menjadi pasar konsumsi kopi, tetapi juga berkembang sebagai wilayah penghasil kopi yang mandiri.
Baca Juga : AVC Men’s Champions League 2026 Bawa Berkah untuk UMKM
Menurutnya, pengembangan sektor perkebunan kopi lokal perlu diperkuat agar mampu mendukung pertumbuhan industri hilir, termasuk bisnis kedai kopi modern yang kini terus berkembang di berbagai daerah.
Dengan sinergi antara sektor perkebunan dan industri kreatif, ekonomi Kalimantan Barat diyakini akan semakin kompetitif dan berdaya saing.*
