Jejak Pengabdian Ahmad Hasyim Hadrawi untuk Pontianak

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan sambutan sebelum almarhum Ahmad Hasyim Hadrawi dimakamkan.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kepergian Ahmad Hasyim Hadrawi pada Selasa (20/1/2026) meninggalkan duka mendalam bagi Pemerintah Kota Pontianak dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. Almarhum bukan sekadar aparatur sipil negara, melainkan sosok pengabdi yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk pelayanan publik, penguatan harmoni sosial, serta pengabdian kepada umat di tengah kemajemukan Kota Pontianak.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, dalam sambutan pelepasan jenazah, menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai ASN yang berdedikasi tinggi, bertanggung jawab, serta memiliki loyalitas kuat dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran ASN dan seluruh pihak yang pernah bekerja sama dengannya,” ujar Bahasan di hadapan para pelayat, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, Ahmad Hasyim Hadrawi merupakan teladan dalam bekerja. Integritas, komitmen, dan konsistensinya dalam menjalankan tugas telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Pontianak. Pengabdiannya tidak hanya tercermin dalam struktur pemerintahan, tetapi juga dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan yang memperkuat ikatan antarwarga.

“Di tengah rasa duka ini, kita perlu mengenang nilai pengabdian, persatuan, dan sikap saling menghormati yang selalu beliau tekankan. Almarhum adalah contoh nyata dalam mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Semangat itulah yang patut kita teruskan,” pesannya.

Dalam birokrasi pemerintahan, Ahmad Hasyim Hadrawi mengemban tanggung jawab yang tidak sederhana. Sejak dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak pada Oktober 2022, ia berada di garda terdepan dalam pengelolaan dinamika sosial dan politik. Kesbangpol menjadi ruang temu berbagai kepentingan, mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dinamika politik, isu kebangsaan, hingga upaya pencegahan radikalisme.

Almarhum menjalankan peran tersebut dengan pendekatan dialog dan empati. Ia meyakini bahwa stabilitas kota tidak dibangun semata melalui ketegasan administratif, tetapi melalui kepercayaan, komunikasi, dan kemampuan memahami manusia di balik setiap persoalan.

Baca Juga : Wali Kota Pontianak Tekankan Pemutakhiran Data Sosial Saat Pelantikan IPSM 2026–2031

Ahmad Hasyim Hadrawi lahir di Yogyakarta pada 15 Juni 1968. Ia memulai pengabdian sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil pada 1 Maret 1998 dan diangkat menjadi PNS pada 1 November 1999. Karier birokrasi ditempuhnya secara bertahap, mencerminkan konsistensi, dedikasi, dan integritas dalam pemerintahan daerah.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya Kepala Bidang Pemuda, Kepala Bidang Industri, serta Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. Puncak pengabdiannya di birokrasi ditandai dengan amanah sebagai Kepala Kesbangpol Kota Pontianak.

Dalam setiap jabatan, almarhum dikenal disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Etos kerjanya tercermin dari penilaian kinerja yang konsisten serta penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun yang diterimanya pada 2012 sebagai pengakuan atas kesetiaan dan pengabdian kepada negara.

Pengabdian Ahmad Hasyim Hadrawi juga tidak terlepas dari latar keluarga besar Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. Dari lingkungan inilah ia menyerap nilai keikhlasan, kesabaran, serta keberpihakan kepada umat dan kemaslahatan bersama.

Proses kaderisasinya di NU dijalani secara utuh, mulai dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), hingga Gerakan Pemuda Ansor. Di luar NU, ia juga pernah berkhidmat di DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), memperluas jejaring serta pengalaman lintas organisasi.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Perpanjang Kerja Sama Lahan Rumkital TNI AL

Perpaduan antara pengalaman organisasi dan birokrasi menjadikan almarhum sosok yang luwes, komunikatif, dan mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam isu-isu sensitif terkait kebangsaan, kerukunan, dan persatuan.

Wakil Wali Kota Pontianak menutup sambutannya dengan menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian almarhum, sekaligus memohonkan maaf apabila semasa hidup terdapat khilaf atau kekurangan dalam pergaulan maupun pelaksanaan tugas.

Kini, Ahmad Hasyim Hadrawi telah berpulang. Namun jejak pengabdiannya tetap tertinggal di berbagai ruang, mulai dari meja birokrasi, forum dialog lintas organisasi, hingga upaya sunyi menjaga kohesi sosial Kota Pontianak. Ia telah menunaikan khidmatnya tanpa batas, sebagaimana semangat yang pernah diusungnya. Meski telah tiada, nilai dan teladan pengabdiannya akan terus hidup dan dikenang oleh masyarakat Kota Pontianak. *

Taman Parit Nanas Pontianak Dibenahi, Penerangan Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Pontianak tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027, Senin (2/11/2026).

83 Kontingen PGRI Pontianak Ikuti Porsenijar Kalbar 2026, Edi Targetkan Juara Umum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 83 orang kontingen...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas 83 kontingen PGRI Pontianak yang akan mengikuti Porsenijar Kalbar 2026 di Singkawang.

49.351 Pelajar Pontianak Punya Tabungan, Sampah Jadi Saldo SimPel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 49.351 rekening Simpanan...

Sosialisasi program Simpanan Pelajar dan bank sampah mini di SDN 15 Pontianak Selatan, Senin (2/11/2026).

Operasi Patuh Kapuas 2026, Polresta Pontianak Tindak 39 Pelanggar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas)...

Petugas Satlantas Polresta Pontianak mengamankan sepeda motor dalam penertiban knalpot brong dan balap liar pada Operasi Patuh Kapuas 2026. (Foto: Res-Ptk)

Pejabat Pemkot Pontianak Adu Kreasi Masak Asam Pedas, Pererat Silaturahmi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana berbeda terlihat di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat beraksi dalam Lomba Masak yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Pontianak di halaman PMI Kota Pontianak, Minggu (1/11/2026) pagi.

2.000 Pacer Ramaikan Slow Jogging Pontianak, Edi Wacanakan Tambah CFD

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 2.000 pacer memeriahkan...

Sebanyak 2.000 pacer meramaikan Slow Jogging dalam rangka Hari Jadi ke-255 Pontianak, Minggu (1/10/2026).

berita terkini