Kalbar Masih Kekurangan Ribuan Dokter, Pemprov Dorong Pendidikan Spesialis

Sekda Kalbar Harisson saat menghadiri pelantikan pengurus IDI Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu (8/2/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Provinsi Kalimantan Barat masih menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan tenaga kesehatan. Jumlah dokter, baik umum maupun spesialis, masih jauh dari standar ideal, sementara distribusinya belum merata dan cenderung menumpuk di wilayah perkotaan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, mengungkapkan kondisi tersebut saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti 2025–2028 di Hotel Novotel Pontianak, Minggu (8/2/2026).

Berdasarkan standar World Health Organization (WHO), dengan jumlah penduduk sekitar 5,6 juta jiwa, Kalbar idealnya memiliki 5.600 dokter umum. Namun saat ini, jumlah dokter yang tersedia baru mencapai 1.571 orang. Artinya, Kalbar masih kekurangan sekitar 4.108 dokter umum.

Kondisi tak jauh berbeda terjadi pada dokter spesialis. Dari kebutuhan ideal sebanyak 1.590 orang sesuai standar Bappenas, Kalbar baru memiliki 541 dokter spesialis. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan 1.049 dokter spesialis di berbagai rumah sakit daerah.

Selain keterbatasan jumlah, persoalan lain yang tak kalah krusial adalah ketimpangan distribusi. Kota Pontianak justru mengalami surplus dokter spesialis, yakni 216 orang dari kebutuhan 193.

Sementara itu, sejumlah kabupaten masih kekurangan tenaga medis secara signifikan. Kabupaten Kayong Utara, misalnya, hanya memiliki empat dokter spesialis dari kebutuhan 35 orang. Kabupaten Sekadau baru terisi tujuh dokter dari kebutuhan 63, sedangkan Kabupaten Kubu Raya memiliki 47 dokter spesialis dari kebutuhan ideal 183 orang.

Menurut Harisson, pemenuhan kebutuhan tenaga medis tidak akan tercapai tanpa terobosan besar. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalbar terus mendorong kemandirian pendidikan dokter spesialis di daerah.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Terima LHP Tematik BPK 2025, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, di antaranya kerja sama Universitas Tanjungpura dengan Universitas Sebelas Maret untuk membuka pendidikan spesialis THT, serta penerapan pelatihan spesialis berbasis rumah sakit di RSUD dr. Soedarso yang diawali dengan program bedah. Selain itu, Pemprov Kalbar juga menyiapkan skema beasiswa dan ikatan dinas bagi putra-putri daerah, dengan kewajiban kembali mengabdi di kabupaten atau kota asal.

Di tengah kondisi fiskal nasional yang masih mengalami defisit pada 2026, Harisson juga berharap IDI Kalbar dapat berperan aktif membantu pemerintah, khususnya dalam pemetaan dan asesmen kebutuhan dokter di setiap wilayah. Langkah ini dinilai penting agar distribusi tenaga medis tidak lagi terpusat di kota besar.

“Harapannya, pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat bisa semakin merata hingga ke pelosok, sehingga derajat kesehatan masyarakat terus meningkat,” tutupnya.*

 

Sumber :

MC Kalbar

Wagub Krisantus Apresiasi Kinerja Pemkab Kubu Raya pada HUT ke-19

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin upacara HUT ke-19 Kabupaten Kubu Raya dan menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Wagub Krisantus: Semua yang Membangun Kalbar Adalah Putra-Putri Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengukuhkan DPP Perkumpulan Basudara Maluku Kalbar periode 2026–2031 di Pendopo Gubernur Kalbar.

Di Raker APPSI, Ria Norsan Soroti Pentingnya Kolaborasi Antarprovinsi

BERIKABARNEWS l LOMBOK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Raker APPSI di Lombok bersama para gubernur dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Gratis! Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Nobar Final Piala Dunia 2026 gratis yang akan di gelar di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak.

Ria Norsan: APPSI Perkuat Kolaborasi Daerah Hadapi Tantangan Pembangunan

BERIKABARNEWS l LOMBOK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Gala Dinner APPSI di Lombok bersama para gubernur se-Indonesia dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Hadiri Munaslub APPSI, Gubernur Ria Norsan Dorong Penguatan UMKM dan Optimalisasi PAD Kalbar

BERIKABARNEWS l LOMBOK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan akan menghadiri Rapat Kerja Gubernur dan Musyawarah Nasional Luar Biasa APPSI di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

berita terkini