BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Kota Singkawang siap diramaikan perhelatan Gawe Dayak Naik Dango (GDND) XXVI tahun 2026 yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Mei 2026.
Festival budaya tahunan masyarakat Dayak tersebut akan dipusatkan di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang dengan menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari ritual adat, karnaval budaya, perlombaan tradisional, hiburan rakyat, hingga pameran UMKM.
Ketua Panitia GDND XXVI, Andreas Aan, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan untuk menghadirkan suasana budaya Dayak yang meriah sekaligus menarik minat generasi muda.
Hari pertama pelaksanaan, Rabu (27/5/2026), akan dibuka dengan ritual adat Ngampar Bide pada pagi hari dan dilanjutkan Misa Syukur pada sore hari.
Pada malam pembukaan, panitia juga akan meresmikan gerbang baru Rumah Adat Dayak Kota Singkawang yang menjadi simbol pengembangan kawasan budaya tersebut.
“Puncak pembukaan akan ditandai dengan peresmian gerbang baru, dilanjutkan dengan Ceremonial Opening serta hiburan rakyat yang menghadirkan artis lokal kebanggaan, Tino Amee dan Anggi Lay,” ujar Andreas Aan, Senin (11/5/2026).
Baca Juga : Ribuan Warga Padati GOR Ahmad Yani Saksikan AVC 2026
Memasuki hari kedua, Kamis (28/5/2026), masyarakat akan disuguhkan Karnaval dan Display Budaya yang melibatkan peserta lintas etnis, komunitas, dan instansi di Kota Singkawang.
Parade budaya tersebut akan melintasi rute sepanjang 3,26 kilometer dan menampilkan keberagaman budaya yang menjadi ciri khas Kota Singkawang.
Selain parade budaya, panitia juga menyiapkan sejumlah perlombaan tradisional khas Dayak seperti lomba terompah pada Jumat (29/5), lomba sumpitan pada Sabtu (30/5), hingga pangkak gasing dan mantes atau ketapel pada Minggu (31/5).
Tak hanya itu, panitia turut menghadirkan kegiatan sosial dan edukatif berupa donor darah, cek kesehatan gratis, dan seminar budaya yang digelar pada Sabtu pagi.
Pada malam harinya, suasana festival akan semakin meriah dengan penampilan pemenang Sape’ Competition serta hiburan musik modern dari DJ Bongel yang ditujukan untuk menarik minat generasi muda.
Baca Juga : Perkuat Ruang Fiskal Daerah, Wako Edi Dorong Revisi UU HKPD
Menurut Andreas Aan, perpaduan budaya tradisional dan hiburan modern sengaja dihadirkan agar Gawe Dayak Naik Dango tetap relevan dan diminati berbagai kalangan.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, GDND XXVI juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pameran UMKM dan produk kerajinan lokal yang akan meramaikan kawasan Rumah Adat Dayak.
Andreas menyebut dukungan Pemerintah Kota Singkawang turut menjadi faktor penting dalam kelancaran persiapan kegiatan, terutama terkait infrastruktur dan perizinan.
“Kami ingin setiap pengunjung, baik lokal maupun mancanegara, dapat merasakan spirit Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata di setiap sudut kegiatan ini,” pungkasnya.
Rangkaian Gawe Dayak Naik Dango XXVI dijadwalkan ditutup pada Minggu malam (31/5/2026) dengan hiburan penutup dari Wiwid Ballabih dan Borneo Imagination.*
Sumber :
MC Singkawang
