BERIKABARNEWS l – Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIMFest) 2025 di Alun-alun Kota Tangerang, Sabtu (15/11/2025), menegaskan urgensi perlindungan anak di ruang digital. Di tengah tingginya penetrasi internet, pemerintah menilai peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) krusial dalam menyosialisasikan literasi digital yang aman bagi anak.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya, menyampaikan bahwa 48 persen pengguna internet di Indonesia adalah anak di bawah 18 tahun. Dengan kondisi ini, diperlukan edukasi intensif agar anak terlindungi dari konten berbahaya.
“Peran KIM sangat strategis untuk membantu pemerintah menyebarkan informasi positif dan mengedukasi orang tua serta masyarakat terkait keamanan digital anak. Kehadiran KIM sangat menentukan kualitas ruang digital kita,” tegas Fifi.
Kemkomdigi juga mendorong KIM berperan aktif dalam menyosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik Perlindungan Anak (PP Tunas). Regulasi ini mengatur perlindungan data pribadi anak, penyaringan konten, keamanan aplikasi, hingga mekanisme pelaporan.
KIM diharapkan dapat menjadi penghubung informasi di tingkat desa maupun lingkungan masyarakat, sehingga aturan ini dipahami dan diterapkan secara luas.
Baca Juga : Kominfo Kalbar Tingkatkan Budaya Sadar Statistik di Lingkungan Akademik UNTAN
Informasi Aman untuk Anak di Era Digital
Dengan semakin luasnya akses internet, penggunaan gawai oleh anak kian meningkat. Melalui kanal digital yang dikelola KIM, pemerintah mendorong penyebaran konten edukatif mengenai:
- literasi digital untuk keluarga,
- pengawasan penggunaan perangkat,
- pencegahan cyberbullying,
- dan pengenalan fitur keamanan di platform digital.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan bahwa KIM memiliki posisi strategis untuk memperkuat edukasi masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak.
Pada malam Anugerah KIMFest 2025, KIM Bintang Jaya Itah (Kalteng) meraih Juara Umum, sekaligus terbaik pada kategori Ekonomi Kreatif/Digital. Penghargaan juga diberikan kepada KIM berprestasi dari berbagai daerah.
Kemkomdigi berharap, melalui penguatan peran KIM, masyarakat memiliki pemahaman lebih baik dalam menjaga keamanan ruang digital anak dan menangkal konten negatif yang beredar di internet. *
Sumber :
InfoPublik.id
