BERIKABARNEWS l – Warga Desa Palma dikejutkan oleh ledakan misterius yang terjadi pada Senin pagi (22/12/2025). Insiden ini memicu penyelidikan intensif pihak kepolisian setelah ditemukan tiga benda yang diduga kuat sebagai alat peledak rakitan atau Improvised Explosive Device (IED).
Kepala Polisi Negeri Sembilan, Datuk Alzafny Ahmad, menyampaikan bahwa laporan pertama diterima melalui sistem Next Generation Malaysian Emergency Response Services 999 (NG MERS 999) pada pukul 07.08 pagi waktu setempat.
Warga melaporkan adanya suara ledakan keras disertai temuan paku-paku berserakan di sekitar area ruko. Tim kepolisian segera dikerahkan ke lokasi dan melakukan penyisiran. Berdasarkan keterangan saksi, ledakan diduga berasal dari sebuah kendaraan, sementara pemeriksaan di unit perumahan terdekat mengarah pada penemuan tiga IED yang belum meledak.
Polisi juga menemukan sebuah mobil sekitar 250 meter dari lokasi kejadian yang berisi berbagai peralatan, termasuk komponen yang diduga menjadi pemicu ledakan.
“Pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut menemukan beberapa alat, termasuk satu yang diyakini sebagai sumber ledakan utama,” jelas Datuk Alzafny dalam pernyataan resminya, Selasa (23/12/2025).
Baca Juga : Perang Lawan Scam Online, PM Anwar Resmikan Kantor Baru NSRC
Pihak kepolisian kini melakukan pelacakan intensif terhadap tersangka yang terlibat dalam insiden berbahaya ini. Datuk Alzafny mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang bisa mengganggu proses investigasi.
“Kami meminta siapa pun yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor kepada polisi,” tambahnya.
Kasus ini diselidiki berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Bahan Korosif dan Peledak serta Senjata Serangan 1958 dan Pasal 435 KUHP terkait pengerusakan properti dengan bahan peledak.
Hingga saat ini, area sekitar lokasi ledakan masih diawasi ketat pihak keamanan untuk memastikan tidak ada ancaman peledak tambahan. (ing)
