BERIKABARNEWS l KUCHING – Normah Medical Specialist Centre terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Sarawak, Malaysia. Rumah sakit swasta yang berdiri sejak 1988 ini mengedepankan pelayanan medis terpadu, dukungan teknologi modern, serta standar keselamatan pasien bertaraf internasional.
Chief Executive Officer (CEO) Normah Medical Specialist Centre, Dato Dr Au Yong Kien Hoe, mengatakan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dari perjalanan Normah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, keunggulan Normah tidak hanya terletak pada kelengkapan fasilitas dan kompetensi dokter spesialis, tetapi juga pada pendekatan pelayanan yang menyeluruh. Pasien mendapatkan pendampingan mulai dari konsultasi, pemeriksaan diagnostik, pengobatan, tindakan medis hingga rehabilitasi.
“Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif. Setiap pasien memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga penanganan medis harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing,” ujarnya.
Baca Juga : Teknologi Robotik Bantu Pemulihan Pasien Normah Medical Specialist Centre
Normah memiliki sejumlah layanan spesialis unggulan, di antaranya kardiologi dan bedah jantung, neurologi, ortopedi, onkologi, serta urologi. Salah satu tonggak penting dalam sejarah rumah sakit ini adalah keberhasilannya melakukan operasi jantung terbuka pada Desember 1994, yang menjadi bagian dari perkembangan layanan kardiovaskular di Sarawak.
Selain memperkuat layanan spesialis, Normah juga terus mengembangkan teknologi rehabilitasi medis. Salah satunya melalui penggunaan Hybrid Assistive Limb (HAL), teknologi robotik yang membantu pasien menjalani pemulihan fungsi gerak.
Teknologi tersebut menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan Normah untuk mendukung pasien dengan gangguan mobilitas, termasuk mereka yang membutuhkan rehabilitasi neurologis. Proses pemulihan dilakukan melalui program terapi individual dengan pendampingan fisioterapis yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam mengoperasikan perangkat robotik.
Dato Dr Au Yong Kien Hoe menjelaskan, pengembangan teknologi medis merupakan bagian dari upaya rumah sakit untuk tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga membantu pasien memperoleh kembali kemampuan beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidup.
“Kami tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga bagaimana membantu pasien menjalani proses pemulihan sehingga mereka dapat kembali beraktivitas secara lebih mandiri,” jelasnya.
Perhatian terhadap pasien internasional, khususnya dari Indonesia, juga menjadi bagian dari komitmen pelayanan Normah. Hubungan rumah sakit ini dengan masyarakat Indonesia, terutama Kalimantan Barat, telah terjalin cukup lama melalui keberadaan pusat informasi Normah di Pontianak sejak 2003.

Kehadiran pusat informasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai layanan, dokter spesialis, serta fasilitas kesehatan yang tersedia di Normah sebelum memutuskan menjalani pengobatan di Kuching.
Dalam memberikan pelayanan kepada pasien Indonesia, Normah berupaya menghadirkan kemudahan akses informasi, komunikasi, konsultasi, dan koordinasi pelayanan medis. Pengalaman melayani pasien lintas negara juga menjadi modal penting bagi rumah sakit dalam memahami kebutuhan pasien beserta keluarga yang mendampingi.
Di sisi lain, konsistensi menjaga mutu pelayanan menjadi perhatian utama Normah. Rumah sakit ini menerapkan standar keselamatan pasien internasional, termasuk International Patient Safety Goals (IPSG), yang mencakup ketepatan identifikasi pasien, komunikasi efektif, keamanan penggunaan obat, keselamatan tindakan operasi, serta pencegahan infeksi.
Komitmen tersebut turut tercermin melalui pencapaian akreditasi Joint Commission International (JCI), lembaga akreditasi internasional berbasis di Amerika Serikat yang menetapkan standar mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan. Normah pertama kali memperoleh akreditasi JCI pada 2011 dan terus menjalani proses penilaian untuk mempertahankan standar tersebut.
Baca Juga : RS Normah Kuching Siap Berbagi Keahlian Medis dengan Pontianak
Selain itu, Normah juga memperoleh akreditasi Malaysian Society for Quality in Health (MSQH). Kedua pencapaian ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam membangun sistem pelayanan yang mengutamakan mutu, tata kelola, kompetensi tenaga kesehatan, dan keselamatan pasien.
Bagi pasien, akreditasi internasional memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa sistem pelayanan rumah sakit telah melalui evaluasi berdasarkan standar yang diakui secara internasional. Penerapannya diharapkan dapat meminimalkan risiko kesalahan medis sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama pasien menjalani perawatan.
Dato Dr. Au Yong Kien Hoe menegaskan, akreditasi bukan sekadar pengakuan atau pencapaian institusi, melainkan tanggung jawab yang harus diwujudkan dalam pelayanan sehari-hari.
“Kami percaya bahwa kepercayaan pasien harus dibangun melalui kualitas pelayanan yang konsisten. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga medis, pengembangan fasilitas, pemanfaatan teknologi, serta evaluasi pelayanan harus terus dilakukan,” ungkapnya.
Melalui penguatan layanan spesialis, pemanfaatan teknologi medis modern, dan penerapan standar keselamatan pasien internasional, Normah berharap dapat terus menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia dalam memperoleh layanan kesehatan berkualitas di kawasan Borneo. *
