OpenAI Mulai Uji Iklan di ChatGPT, Ini Dampaknya bagi Pengguna

OpenAI menguji penempatan iklan di platform ChatGPT untuk menambah pendapatan perusahaan. (unsplash.com/@siva_photography)

BERIKABARNEWS l – OpenAI resmi mengumumkan rencana uji coba penayangan iklan di platform ChatGPT dalam beberapa pekan ke depan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menambah pendapatan di tengah tingginya biaya operasional layanan kecerdasan buatan (AI).

Dalam pernyataan resmi pada Jumat (16/1/2026), OpenAI menyebut iklan tahap awal akan ditampilkan kepada pengguna di Amerika Serikat, terutama pada akun gratis dan pelanggan berlangganan tingkat rendah.

Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam model bisnis OpenAI. Selama ini, perusahaan AI generatif cenderung menghindari iklan demi menjaga kenyamanan pengguna. Namun, beban biaya komputasi yang terus meningkat membuat monetisasi menjadi kebutuhan mendesak.

OpenAI mengungkapkan, dari hampir satu miliar pengguna ChatGPT, hanya sebagian kecil yang berlangganan layanan berbayar. Di sisi lain, pengoperasian model AI skala besar membutuhkan sumber daya komputasi yang sangat mahal. Meski valuasi OpenAI dikabarkan mencapai US$500 miliar, perusahaan tetap membutuhkan arus pendapatan yang berkelanjutan.

Dengan mengadopsi iklan, OpenAI mulai mengikuti jejak perusahaan teknologi besar seperti Google dan Meta yang menjadikan iklan sebagai tulang punggung pendanaan inovasi dan layanan gratis.

Analis Emarketer, Jeremy Goldman, menilai langkah ini sebagai strategi bertahan di tengah persaingan AI generatif yang semakin ketat. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya kualitas model, tetapi juga kemampuan perusahaan menjaga monetisasi tanpa menggerus kepercayaan pengguna.

Baca Juga : Evakuasi Medis ISS: Empat Awak SpaceX Crew-11 Dipulangkan Darurat

Iklan Tidak Pengaruhi Jawaban ChatGPT

Menjawab kekhawatiran publik, OpenAI menegaskan bahwa iklan tidak akan memengaruhi isi jawaban ChatGPT. Perusahaan memberikan tiga jaminan utama: jawaban AI tetap independen dan berfokus membantu pengguna, iklan akan diberi label yang jelas dan terpisah, serta data percakapan pengguna tidak dibagikan kepada pengiklan.

OpenAI juga menegaskan tidak akan mengubah algoritma demi meningkatkan durasi penggunaan, berbeda dengan platform media sosial yang memaksimalkan engagement untuk iklan.

Langkah ini muncul di tengah persaingan ketat dengan Google yang terus memperluas integrasi AI di berbagai layanannya. Di sisi lain, OpenAI menyadari pentingnya menjaga kepercayaan pengguna, terutama setelah sebelumnya mendapat sorotan terkait aspek keamanan dan interaksi emosional AI.

OpenAI menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis tidak boleh mengorbankan prinsip utama: menghadirkan AI yang aman, netral, dan bermanfaat bagi pengguna. *

 

Sumber :

AFP

Meta One Resmi Hadir, Apa Saja Fitur AI yang Bisa Dinikmati Pengguna?

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan layanan...

Meta One menghadirkan lebih dari 50 fitur AI untuk pengguna Instagram, Facebook, dan WhatsApp. (Foto: Meta)

Anthropic Kejar IPO Fantastis, Nvidia Berpotensi Jadi Investor Jangkar

BERIKABARNEWS l – Startup kecerdasan buatan (AI) Anthropic...

Anthropic dikabarkan menyiapkan IPO dengan Nvidia sebagai investor jangkar. (x.com/AnthropicAI)

iPhone Duo Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi iPhone Lipat Pertama Apple

BERIKABARNEWS l – Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo,...

Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertama dengan chip A20 Pro. (Foto: apple.com)

Sony dan Warner Music Klaim Anthropic Bajak Ratusan Lirik untuk AI Claude

BERIKABARNEWS l – Sony Music dan Warner Music...

Sony Music dan Warner Music menggugat Anthropic terkait dugaan penggunaan lirik berhak cipta untuk melatih AI Claude. (Foto: unsplash.com/@solenfeyissa)

Tokoh-Tokoh Besar AI Dunia Akan Berkumpul di Pertemuan G20 AS

BERIKABARNEWS l – Sejumlah tokoh besar di industri...

CEO Nvidia Jensen Huang dijadwalkan menghadiri pertemuan G20 bertema teknologi dan kecerdasan buatan di Amerika Serikat. (Foto: Forbes)

Google Perluas Gemini Enterprise dengan AI Khusus untuk Industri Hukum

BERIKABARNEWS l – Google memperluas layanan kecerdasan buatan...

Ilustrasi Gemini Enterprise for Legal, AI Google khusus untuk industri hukum. (Foto: unsplash.com/@rubaitulazad)

berita terkini