Pasar Keuangan Indonesia Menghijau, IHSG Melonjak 7,57 Persen

Ilustrasi - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia saat IHSG dan rupiah mengalami penguatan.

BERIKABARNEWS l – Pasar keuangan Indonesia ditutup menguat pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam hingga 7,57 persen, sementara nilai tukar rupiah juga berhasil menguat setelah meredanya isu reshuffle kabinet yang sebelumnya sempat memicu kekhawatiran investor.

Sentimen positif tersebut muncul setelah rumor pergantian Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dibantah sehingga mengurangi ketidakpastian di pasar keuangan domestik.

Dikutif dari InfoPublik, berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup naik sebesar 404,51 poin atau 7,57 persen ke level 5.746,65 pada akhir sesi perdagangan.

Selain pasar saham, nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan signifikan. Mata uang Garuda ditutup di level Rp18.058 per dolar Amerika Serikat setelah menguat 129,5 poin atau 0,71 persen. Sebelumnya, rupiah sempat melemah hingga menyentuh Rp18.234 per dolar AS.

Ekonom STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, menilai penguatan pasar dipengaruhi menurunnya kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah.

Menurutnya, bantahan atas isu pergantian Menteri Keuangan membuat pelaku pasar kembali percaya terhadap stabilitas kebijakan ekonomi nasional.

“Rumor pergantian menteri keuangan sempat memunculkan pertanyaan mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah. Ketika isu itu dibantah, sebagian investor kembali percaya bahwa tidak akan ada perubahan mendadak pada kebijakan ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi pemerintah dan Bank Indonesia menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas rupiah serta pasar obligasi nasional.

Selain dipengaruhi sentimen politik, penguatan IHSG dan rupiah juga didorong aksi buy on weakness setelah pasar sempat mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya. Investor memanfaatkan momentum penurunan harga saham untuk kembali melakukan pembelian.

Baca Juga : Menkeu Purbaya Jawab Keraguan soal Kondisi Keuangan Negara

Sementara itu, Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Esther Sri Astuti, menilai stabilitas rupiah dalam jangka panjang tetap sangat dipengaruhi derasnya aliran modal asing ke Indonesia.

“Yang utama, jika aliran modal besar masuk ke Indonesia dan devisa negara banyak, maka nilai rupiah tidak terdepresiasi,” katanya.

Esther menyebut pemerintah perlu menjaga sejumlah faktor penting agar minat investor global tetap tinggi, mulai dari kepastian hukum, prospek ekonomi, kesiapan infrastruktur, hingga harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, stabilitas di tingkat kementerian memang memberikan dampak positif dalam jangka pendek. Namun, penguatan pasar keuangan secara berkelanjutan tetap membutuhkan fondasi ekonomi yang kuat dan konsisten.*

Bantuan Pangan hingga Diskon Transportasi, Ini Isi Stimulus Ekonomi 2026

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan...

Ilustrasi penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima manfaat dalam program stimulus ekonomi 2026.

Indonesia Tetap Masuk Emerging Market MSCI, Transparansi Pasar Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia dipastikan tetap berada...

Airlangga Hartarto menyampaikan tanggapan pemerintah terkait laporan MSCI tentang status emerging market Indonesia.

Antisipasi Gejolak Global, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memutuskan...

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terkait keputusan kenaikan BI-Rate.

Jutaan UMKM Terbebani Kredit Macet, Pemerintah dan DPR Siapkan Solusi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Jutaan pelaku Usaha Mikro,...

Pelaku UMKM melakukan aktivitas usaha di tengah upaya pemerintah dan DPR menyiapkan solusi kredit macet UMKM melalui revisi UU P2SK.

Kebijakan BI Rate dan SRBI Dikritik, Dinilai Hanya Taktik Tahan Arus Modal

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kebijakan Bank Indonesia (BI)...

Kebijakan Bank Indonesia melalui BI Rate dan SRBI dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan pasar.

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen pada 2027

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah mulai menyusun arah...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan KEM PPKF 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta.

berita terkini