BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan alat bantu dan sandang kepada empat warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung mobilitas serta memudahkan penerima menjalankan aktivitas sehari-hari.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan langsung bantuan tersebut dengan mengunjungi rumah masing-masing penerima pada Selasa (27/10/2026).
Empat warga yang menerima bantuan tersebut yakni Lawati, warga Kelurahan Tanjung Hilir, dan Siti Minasari, warga Kelurahan Siantan Tengah. Keduanya menerima kursi roda dewasa dan sandang lansia.
Sementara itu, Muruyeh, warga Kelurahan Siantan Hilir, memperoleh kursi roda dewasa dan sandang disabilitas. Adapun Suparmi, warga Kelurahan Batu Layang, menerima bantuan kaki palsu dan sandang bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga : Bahasan Dorong Pengusaha UMKM Pontianak Terus Naik Kelas
Bahasan mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Pontianak untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Menurutnya, alat bantu seperti kursi roda dan kaki palsu memiliki manfaat besar bagi penerima, terutama dalam menunjang mobilitas dan meningkatkan kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Bantuan seperti kursi roda maupun kaki palsu ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi penerimanya sangat berarti karena membantu mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah harus hadir secara langsung untuk menjangkau kebutuhan masyarakat, terutama kelompok lansia, penyandang disabilitas, serta warga yang memiliki keterbatasan dalam beraktivitas secara mandiri.
Bahasan berharap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi penerimanya. Karena itu, pendataan dan verifikasi menjadi bagian penting dalam memastikan jenis bantuan sesuai dengan kebutuhan setiap warga.
“Yang kita inginkan adalah bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh penerima. Pemerintah harus hadir, terutama kepada warga yang memang membutuhkan perhatian lebih,” katanya.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pelayanan sosial yang terus dijalankan Pemkot Pontianak melalui perangkat daerah terkait. Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Bahasan meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan aktif memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
Baca Juga : Pemkot Pontianak Gencarkan Pasar Murah untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Ia juga menilai informasi dari pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat, serta keluarga sangat penting untuk mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan. Dengan demikian, masyarakat yang memerlukan alat bantu atau menghadapi persoalan sosial dapat segera terdata dan memperoleh penanganan.
“Kalau ada warga yang membutuhkan alat bantu atau memiliki persoalan sosial, sampaikan melalui kelurahan dan kecamatan. Jangan sampai ada masyarakat yang sebenarnya membutuhkan tetapi tidak terjangkau informasi,” pesannya.
Bahasan berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kemandirian penerima sekaligus meringankan beban keluarga dalam mendampingi aktivitas sehari-hari.
Pemkot Pontianak, lanjutnya, akan terus memperkuat pelayanan sosial melalui kolaborasi antara Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat. Upaya ini dilakukan agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan secara lebih optimal.
“Prinsipnya, pemerintah ingin hadir sedekat mungkin dengan warga. Kalau ada kebutuhan yang bisa kita bantu sesuai kemampuan dan ketentuan, tentu akan kita upayakan,” pungkasnya.*
