BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran enam unit rumah petak di Jalan Komyos Sudarso, Gang Sagu, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi pada Jumat (21/8/2026) siang tersebut. Peristiwa itu menghanguskan enam pintu rumah petak dan menyebabkan warga mengalami kerugian material. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Bahasan mengatakan kunjungannya dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan bantuan dari pemerintah daerah tersalurkan.
“Saya ingin mengetahui langsung fakta di lapangan seperti apa. Setiap terjadi musibah kebakaran, Pemerintah Kota Pontianak melalui dinas terkait memberikan bantuan kepada warga terdampak,” ujar Bahasan saat meninjau lokasi, Sabtu (22/8/2026) sore.
Baca Juga : Karang Taruna Pontianak Luncurkan Posko Segar untuk Dukung Relawan Karhutla
Bahasan menjelaskan bantuan tersebut merupakan program rutin Pemkot Pontianak untuk membantu warga yang menjadi korban kebakaran.
Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji untuk tujuh hari, sembako, beras, peralatan memasak, gas LPG, pakaian, selimut, kasur, serta perlengkapan mandi dan kebutuhan dasar lainnya.
“Kebetulan rumah yang terbakar ini adalah rumah sewa, sehingga kita terbentur aturan untuk memberikan bantuan material,” jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan membantu memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran. Bahasan juga mengapresiasi dinas terkait yang bergerak cepat memberikan bantuan di lokasi.
Baca Juga : Pontianak Dapat Program LSDP Rp157 Miliar untuk Perkuat Pengelolaan Sampah
Di tengah kondisi cuaca panas, Bahasan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran. Warga diminta berhati-hati dalam menggunakan api, peralatan listrik, dan perlengkapan memasak.
“Untuk kebakaran seperti ini, berhati-hatilah. Sedikit saja terjadi panas api, korsleting listrik, atau sedang memasak lalu ditinggal, ini bisa sangat membahayakan,” pesannya.
Selain itu, Bahasan turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan akibat kondisi udara yang memburuk karena asap. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar.
“Kondisi cuaca saat ini sangat buruk dan sudah masuk kategori membahayakan. Jangan sering keluar rumah kalau tidak perlu. Kalau keluar, saya anjurkan menggunakan masker,” tutupnya.*
