Pontianak Dapat Program LSDP Rp157 Miliar untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima secara simbolis program LSDP untuk pengelolaan sampah terpadu di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Sabtu (22/8/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kota Pontianak menerima Program Aspirasi Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) 2026 senilai Rp157,1168 miliar untuk memperkuat pengelolaan sampah terpadu.

Program tersebut diarahkan untuk membenahi pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat hingga fasilitas pengolahan. Dengan demikian, volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) dapat ditekan sekaligus diolah menjadi produk bernilai ekonomi.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan program LSDP menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan sistem persampahan di Kota Pontianak.

“Pengelolaan sampah ini harus kita lakukan secara terintegrasi, mulai dari hulu sampai hilir. Masyarakat, pemerintah, dunia usaha, semuanya harus terlibat,” ujar Edi usai menerima penyerahan secara simbolis di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga : Bahasan Cup Seri 2 Resmi Dibuka, 34 Tim Perebutkan Hadiah Rp50 Juta

Berdasarkan data 2025 yang dirilis pada 2026, jumlah penduduk Kota Pontianak mencapai 690.969 jiwa. Dengan rata-rata timbulan sampah 0,7 kilogram per orang per hari, sampah yang dihasilkan mencapai sekitar 483,68 ton per hari atau 176.542 ton per tahun.

Pemkot Pontianak telah melakukan sejumlah upaya pengolahan sampah. Salah satunya melalui TPST Edelweis yang mengolah sampah organik menggunakan biodigester, BSF atau maggot, serta pengomposan.

Sementara sampah plastik diolah melalui proses pirolisis untuk menghasilkan minyak bakar.

Melalui LSDP, sistem tersebut akan diperkuat dengan konsep yang lebih terintegrasi. Pemkot Pontianak merancang satu kecamatan satu TPS 3R, pengembangan TPA, serta pembangunan TPST Batu Layang dengan kapasitas pengolahan sekitar 300 ton per hari.

Edi mengatakan pengembangan infrastruktur juga diarahkan untuk menciptakan nilai ekonomi dari sampah. Pemkot telah menyiapkan kerja sama pemanfaatan hasil pengolahan, termasuk kompos dan minyak bakar.

“Harapannya sampah yang selama ini menjadi beban bisa kita olah menjadi sesuatu yang mempunyai nilai ekonomi dan bisa mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah,” katanya.

Baca Juga : Patroli Karhutla di Pontianak Selatan, Polisi Pastikan Lahan Gambut Aman

Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda mengatakan Pontianak dan Kabupaten Sambas termasuk sekitar 30 kabupaten/kota penerima Program LSDP fase pertama.

Ia berharap kedua daerah dapat menjadi contoh pengelolaan sampah di Kalimantan Barat.

“Saya berharap Kota Pontianak dan Kabupaten Sambas mampu memberikan contoh terbaik dalam pengelolaan sampah dengan dukungan program LSDP ini,” tegasnya.

Rifqinizamy menekankan program tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan sampah tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, tetapi juga harus menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Kita ingin TPS 3R tumbuh di kelurahan-kelurahan dan desa-desa, kemudian TPST dapat dibentuk. Hasilnya berupa produk yang benar-benar memberikan dampak ekonomi positif kepada masyarakat kita,” katanya.

Ia juga menyebut adanya peluang investasi dari Tiongkok dalam pengelolaan sampah perkotaan, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah. Peluang tersebut dinilai dapat menjadi pengembangan lanjutan setelah sistem persampahan diperkuat melalui LSDP.

Baca Juga : Dari Pontianak ke Kuching, Tiga Pelari Tantang Diri Tempuh 350 Kilometer

Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Iwan Kurniawan menjelaskan, LSDP menggunakan pendekatan hulu-hilir.

Pemerintah daerah didorong memperkuat edukasi, perubahan perilaku, serta kelompok masyarakat sejak dari sumber sampah.

“Kalau pendekatan di hulu, yang mencakup edukasi, perubahan perilaku masyarakat, dan penguatan kelompok masyarakat tidak dilakukan, maka program tidak akan berjalan secara optimal,” jelas Iwan.

Di sisi hilir, TPST diarahkan menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti Refuse Derived Fuel (RDF), kompos, dan produk lainnya. Hasil pengolahan tersebut dapat dijual untuk mendukung biaya operasional hingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Program LSDP juga mencakup dukungan sarana pengangkutan sampah dari sumber menuju fasilitas pengolahan, seperti dump truck, kendaraan roda tiga, dan alat angkut sampah rumah tangga.

Pelaksanaannya menggunakan pendekatan berbasis kinerja melalui Performance Based Grant. Pemerintah daerah akan dinilai berdasarkan indikator, kategori, dan target yang telah ditetapkan, termasuk aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan.

Dengan dukungan LSDP senilai Rp157,1168 miliar, pengelolaan sampah di Kota Pontianak diharapkan semakin terintegrasi. Sampah dari rumah tangga dan sumber lainnya akan didorong untuk dipilah, dikumpulkan, dan diolah sebelum masuk ke TPA.*

Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Enam Rumah di Gang Sagu

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan meninjau lokasi kebakaran enam rumah petak di Gang Sagu, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak Barat.

Karang Taruna Pontianak Luncurkan Posko Segar untuk Dukung Relawan Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Karang Taruna Kota Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan Posko Segar Relawan Karang Taruna Kota Pontianak di halaman PMI Kota Pontianak untuk mendukung penanganan karhutla.

Bahasan Cup Seri 2 Resmi Dibuka, 34 Tim Perebutkan Hadiah Rp50 Juta

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Turnamen Mini Soccer Bahasan...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka Turnamen Mini Soccer Bahasan Cup Seri 2 di Lapangan Timur Arena, Pontianak.

Dari Pontianak ke Kuching, Tiga Pelari Tantang Diri Tempuh 350 Kilometer

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tiga pelari asal Pontianak...

Tiga pelari Uber Running Crew (barisan depan) merayakan kemerdekaan dengan lari dari Pontianak menuju Kuching, Sabtu (22/8/2026).

Patroli Karhutla di Pontianak Selatan, Polisi Pastikan Lahan Gambut Aman

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polsek Pontianak Selatan memastikan...

Personel Polsek Pontianak Selatan melakukan patroli dan pengecekan lahan gambut untuk mencegah karhutla di Kecamatan Pontianak Selatan.

Lewat Rumah Kemasan Gratis, Pemkot Pontianak Bantu UMKM Naik Kelas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Pemkot Pontianak melalui DKUMP menyerahkan bantuan kemasan produk kepada pelaku UMKM melalui program Rumah Kemasan Gratis.

berita terkini