BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026), untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Setibanya di Lanud Supadio, Prabowo langsung memimpin rapat koordinasi darurat bersama jajaran menteri, TNI, Polri, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden sehari sebelumnya untuk mempercepat penanganan karhutla di empat provinsi di Kalimantan.
Baca Juga : Karhutla Ancam Sumatera-Kalimantan, 52 Armada Udara Dikerahkan
Presiden Prabowo membagi tugas kepada jajaran TNI dan Polri untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan terpadu di setiap wilayah.
Di Kalimantan Barat, operasi penanganan dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Sementara Kalimantan Tengah ditangani Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bersama Wakapolri. Untuk Kalimantan Selatan, penanganan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama Astamaops Polri.
Adapun penanganan karhutla di Kalimantan Timur dikoordinasikan Wakil Panglima TNI bersama Komandan Korps Brimob Polri.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden meminta seluruh jajaran bergerak cepat agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Presiden juga meminta aparat menindak tegas pelaku pembakaran lahan sesuai ketentuan hukum.
Baca Juga : Kabut Asap Makin Parah, Kualitas Udara Kubu Raya Masuk Kategori Hitam
Dalam rapat tertutup di Posko Operasi Udara Lanud Supadio, Staf Khusus Kepala BNPB Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo memaparkan hasil pemantauan satelit selama 24 jam terakhir.
Sebanyak 198 titik panas (hotspot) terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi dan dipastikan sebagai titik api serta kepulan asap. Selain itu, terdapat sekitar 3.100 titik berasap dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 titik dengan tingkat kepercayaan rendah.
Sebaran hotspot paling banyak berada di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan, yakni Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara.
Usai memimpin rapat di Lanud Supadio, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak. Peninjauan dilakukan untuk melihat proses pemadaman sekaligus memastikan kesiapan personel dalam menangani karhutla.*
