Pemprov Kalbar Percepat Pengerukan Alur Sungai Kapuas Demi Kelancaran Logistik

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin rapat koordinasi percepatan pengerukan alur pelayaran Sungai Kapuas di Kubu Raya.

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mempercepat upaya pengerukan alur pelayaran Sungai Kapuas guna mengatasi pendangkalan yang menghambat aktivitas kapal. Langkah ini diprioritaskan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memastikan layanan publik tetap berjalan optimal.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan saat memimpin Rapat Koordinasi Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Pontianak di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (5/8/2026).

Krisantus menjelaskan, kedalaman alur pelayaran Sungai Kapuas saat ini mencapai -3,2 meter LWS (Low Water Springs). Kondisi tersebut menyebabkan kapal lebih sering kandas sehingga mengganggu distribusi berbagai kebutuhan penting, mulai dari bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM), hingga pasokan obat-obatan dan kebutuhan medis.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Bekali 27 CPNS IPDN, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Kalbar menargetkan pengerukan alur hingga mencapai kedalaman -5 meter LWS. Dengan kedalaman itu, kapal diharapkan dapat beroperasi selama 24 jam tanpa bergantung pada kondisi pasang surut.

Guna mempercepat realisasi proyek, Pemprov Kalbar mendorong skema pendanaan di luar APBD maupun APBN melalui kemitraan dengan badan usaha dan investor.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan untuk memperoleh kepastian regulasi sekaligus surat penugasan resmi sebagai dasar pelaksanaan pengerukan alur pelayaran.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

Krisantus menegaskan, persoalan pendangkalan Sungai Kapuas tidak bisa dibiarkan berlarut karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci percepatan penyelesaian masalah.

“Persoalan ini sudah menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena itu, saya mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi konkret agar aktivitas pelayaran, distribusi logistik, dan roda perekonomian Kalimantan Barat tidak terus-menerus terganggu,” tegas Krisantus.*

Gubernur Ria Norsan Bekali 27 CPNS IPDN, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memberikan pembekalan kepada 27 CPNS lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Kantor Gubernur Kalbar.

Gubernur Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan Open API Bank Kalbar dan QRIS Dinamis MPM dalam High-Level Meeting TP2DD di Pontianak.

Pemprov Kalbar Matangkan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah, Fokus Perkuat PAD

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalbar membahas Raperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah.

Gubernur Ria Norsan Ajak ASN Kalbar Rutin Ikuti Kajian Keagamaan di Masjid An-Naim

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memberikan tausiah usai Salat Zuhur berjamaah di Masjid An-Naim, Kompleks Kantor Gubernur Kalbar.

Ria Norsan: MTQ Kalbar Bukan Sekadar Lomba, Tapi Membumikan Nilai Al-Qur’an

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan sambutan saat membuka MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara.

Dihadiri OSO, Ria Norsan Buka MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Oesman Sapta Odang (OSO) menghadiri pembukaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.

berita terkini