Penyelundupan Rokok ke Indonesia Digagalkan di Serikin

Tentara Darat Malaysia menyita ribuan slop rokok merek ERA dan mobil Isuzu D-Max dalam operasi pencegahan penyelundupan di Serikin. (Foto: Divisyen Pertama Infantri Malaysia)

BERIKABARNEWS l SERIKIN – Tentara Darat Malaysia (TDM) menggagalkan upaya penyelundupan 2.450 slop rokok merek ERA yang diduga akan dibawa ke Indonesia melalui jalur tikus di Serikin, Rabu (14/10/2026) dini hari. Total nilai barang bukti yang disita mencapai RM194.850.

Penindakan dilakukan oleh tim Rejimen Ke-4 Kor Perisai Diraja (4 KAD) di bawah kendali Briged Ke-3 Infanteri Malaysia melalui operasi OP KERIS PARANG di Sektor Alpha, Serikin. Operasi ini dilakukan berdasarkan informasi intelijen dan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Sekitar pukul 05.00 waktu setempat, petugas mendeteksi sebuah mobil pikap 4WD Isuzu D-Max berwarna putih yang bergerak menuju jalur ilegal di perbatasan Malaysia-Indonesia. Bak belakang kendaraan tersebut ditutupi terpal biru.

Petugas kemudian menghentikan mobil itu di jalur tikus yang berjarak sekitar 400 meter dari garis perbatasan negara.

Baca Juga : Operasi Imigrasi di Sarawak, 29 WNI Ditangkap

Hasil pemeriksaan menunjukkan kendaraan tersebut dikemudikan seorang warga lokal Malaysia. Mobil itu membawa rokok dan sejumlah barang lainnya tanpa dilengkapi dokumen perjalanan maupun surat verifikasi kargo yang sah.

Markas Divisi Pertama Infanteri Malaysia (1 Div) menyebutkan, barang bukti yang diamankan terdiri atas satu unit mobil Isuzu D-Max senilai RM110.000 dan 2.450 slop atau bungkus rokok merek ERA senilai RM83.300.

Petugas juga menyita satu ponsel Samsung senilai RM800, satu ponsel Vivo senilai RM700, serta sebuah tas selempang senilai RM50. Total nilai seluruh barang bukti tersebut mencapai RM194.850.

Pengemudi bersama seluruh barang sitaan selanjutnya diserahkan kepada Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Bau untuk menjalani proses hukum dan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga : JIM Sarawak Pindahkan 59 WNI dari Semuja ke Perbatasan Tebedu

TDM menegaskan akan memperketat patroli dan pengawasan di kawasan perbatasan guna mencegah penyelundupan serta kejahatan lintas negara lainnya.

Masyarakat dan instansi terkait juga diimbau segera melaporkan kepada personel yang bertugas apabila mengetahui aktivitas ilegal di wilayah perbatasan.

Upaya ini sejalan dengan prinsip Keselamatan Negara Tanggungjawab Bersama untuk menjaga keamanan perbatasan Malaysia-Indonesia.*

Operasi Imigrasi di Sarawak, 29 WNI Ditangkap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 29 warga negara...

Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak mengamankan 29 WNI dan satu warga negara Thailand dalam operasi penertiban keimigrasian di Kuching dan Lundu pada 12–13 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

JIM Sarawak Pindahkan 59 WNI dari Semuja ke Perbatasan Tebedu

BERIKABARNEWS l SERIAN – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

JIM Sarawak mengawal 59 WNI dari Depo Imigrasi Semuja menuju ICQS Tebedu untuk proses pemulangan ke Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

75 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia dalam Operasi di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 75 Warga Negara...

Petugas JIM Sarawak melakukan pemeriksaan terhadap WNI dalam operasi imigrasi di Kuching, Malaysia. (Foto: JIM Sarawak)

Sarawak Buka Kantor Perdagangan dan Pariwisata di Pontianak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Negeri Sarawak akan...

Deputi Premier Sarawak Datuk Amar Awang Tengah Ali Hasan menyampaikan rencana pembukaan kantor perdagangan dan pariwisata Sarawak di Pontianak. (Foto: Istimewa)

WNI Ditangkap di Sarawak Terkait Pencurian, Positif Narkoba

BERIKABARNEWS l MATU – Kepolisian Daerah Matu Daro,...

Polisi Matu Daro, Sarawak, Malaysia, mengamankan empat pria yang diduga terlibat pencurian aki dan komponen mesin buldoser di Kampung Loba Balu. (Foto: FB/IPD Matu Daro - Rasmi)

139 WNI Tinggalkan Depot Imigrasi Semuja, Dipulangkan Lewat Tebedu

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 139 Warga Negara...

139 WNI dipulangkan dari Depot Imigrasi Semuja Sarawak melalui perbatasan ICQS Tebedu menuju Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini