Pesona Cap Go Meh Singkawang dan Pontianak yang Memikat Dunia

Ritual Tatung dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang yang menjadi daya tarik wisata budaya dunia.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pesona Cap Go Meh di Kalimantan Barat kembali mencuri perhatian. Bukan sekadar penutup rangkaian Tahun Baru Imlek, perayaan malam ke-15 kalender lunar di Singkawang dan Pontianak ini telah menjelma menjadi festival budaya berskala internasional yang memikat wisatawan mancanegara.

Cap Go Meh di dua kota tersebut dikenal sebagai salah satu perayaan terbesar di Asia Tenggara. Ribuan pengunjung datang untuk menyaksikan langsung perpaduan tradisi, ritual sakral, dan kemeriahan budaya yang telah diwariskan turun-temurun sejak abad ke-18, saat gelombang imigran Tiongkok suku Hakka dan Teochew menetap di wilayah Kalbar.

Awalnya, ritual Cap Go Meh digelar sebagai bentuk doa memohon perlindungan dari wabah penyakit. Namun seiring waktu, perayaan ini berkembang menjadi simbol akulturasi budaya Tionghoa, Dayak, dan Melayu yang hidup berdampingan secara harmonis.

Daya tarik utama Cap Go Meh di Singkawang adalah ritual Tatung. Dalam tradisi Hakka, Tatung diyakini sebagai sosok yang dirasuki roh leluhur atau dewa. Ribuan Tatung mengikuti prosesi “Cuci Jalan”, sebuah ritual sakral untuk membersihkan kota dari energi negatif. Atraksi ekstrem seperti menusuk pipi dengan benda tajam atau berdiri di atas mata parang tanpa terluka menjadi pemandangan yang selalu memukau wisatawan.

Sejarah mencatat, tradisi ini bermula dari wabah penyakit di kawasan pertambangan emas Monterado ratusan tahun silam. Karena keterbatasan pengobatan, masyarakat melakukan ritual spiritual sebagai ikhtiar mengusir roh jahat. Kini, prosesi Tatung menjadi ikon utama yang mendunia dan identik dengan Singkawang.

Baca Juga : Naga Pontianak Memukau di Harmoni Imlek Nusantara 2026

Sementara itu, di Pontianak, kemeriahan Cap Go Meh identik dengan parade naga atau liong raksasa. Naga dipercaya sebagai simbol keberuntungan, kekuatan, dan pembawa kesuburan. Sebelum diarak keliling kota, naga menjalani ritual sakral “Buka Mata” di kelenteng sebagai tanda diundangnya roh naga turun ke bumi. Setelah perayaan usai, dilakukan ritual “Tutup Mata” sebagai simbol pengembalian roh ke alamnya.

Tahun 2026, Cap Go Meh bertepatan dengan Tahun Kuda Api dalam kalender lunar. Tahun ini dipercaya membawa energi kuat dan dinamis. Dalam tradisi feng shui, masyarakat dianjurkan menjaga keseimbangan emosi serta berhati-hati dalam penggunaan api, seperti lilin dan kembang api. Warna merah tetap menjadi simbol keberuntungan, namun perpaduan warna elemen air dan tanah juga dipercaya membantu menyeimbangkan energi.

Tak lengkap rasanya merayakan Cap Go Meh tanpa mencicipi kuliner khasnya. Lontong Cap Go Meh menjadi simbol akulturasi Tionghoa-Jawa yang selalu diburu wisatawan. Di Singkawang, choi pan atau chai kwe menjadi sajian favorit dengan isian bengkuang atau kucai. Sementara yuan xiao atau ronde manis melambangkan persatuan dan keharmonisan keluarga.

Lebih dari sekadar festival, Cap Go Meh di Kalimantan Barat adalah cerminan toleransi dan harmoni antar etnis serta agama. Pesona budaya yang berpadu dengan sektor pariwisata inilah yang membuat Singkawang dan Pontianak terus memikat dunia setiap tahunnya. (ing)

49 Naga Bersinar Meliuk di antara Lautan Manusia Jalan Gajah Mada

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Iring-iringan Naga Bersinar lampu...

Parade 49 naga bersinar memeriahkan Cap Go Meh 2577 di Jalan Gajah Mada Pontianak dipadati ribuan warga yang menyaksikan arak-arakan naga bercahaya.

PSKS Perkuat Penanganan Masalah Sosial di Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Potensi dan Sumber Kesejahteraan...

FGD 'Peran Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial dalam Penanganan Masalah Sosial'.

Fraksi DPRD Pontianak Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Raperda

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Fraksi-fraksi di DPRD Kota...

Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Agus Sugianto menyerahkan pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak kepada Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan.

Sekda Amirullah Minta OPD Kuasai IKK demi Ketepatan LPPD 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Sekda Kota Pontianak Amirullah saat membuka Sosialisasi dan Evaluasi Pengisian Data Dukung LPPD Tahun 2026.

Lahan Gambut Batulayang Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Cuaca panas ekstrem yang...

Petugas Polsek Pontianak Utara bersama Pemadam Kebakaran Kota Pontianak memadamkan lahan gambut yang terbakar di kawasan Batulayang, Pontianak Utara.

Edi Lantik 29 Pejabat, ASN Pontianak Diminta Gerak Cepat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi...

Proses pelantikan 29 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkot Pontianak.

berita terkini