BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menghantam sebuah minibus yang melintas di Jalan Arteri Supadio, tepatnya di depan Qubu Resort, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Meski kendaraan mengalami kerusakan, seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Peristiwa terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kubu Raya. Benturan pohon mengakibatkan bagian atap minibus rusak cukup parah. Namun, pengemudi bersama empat penumpang berhasil selamat tanpa mengalami luka serius maupun korban jiwa.
Insiden tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Arteri Supadio terganggu. Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi pohon dan kendaraan hingga Sabtu (1/8/2026), sehingga jalur tersebut kembali dapat dilalui dengan normal.
Baca Juga : Remaja 16 Tahun Tewas Usai Motor Bertabrakan dengan Truk di Pasar Sosok Sanggau
Proses evakuasi melibatkan personel Polsek Sungai Raya, Polres Kubu Raya, BPBD Kabupaten Kubu Raya, Tim Pemadam Kubu Raya, Pemadam Wonodadi, dan Pemadam Mandiri.
Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Syukurlah pengemudi beserta empat penumpang di dalam minibus seluruhnya selamat. Kendaraan memang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat tertimpa pohon, namun tidak ada korban jiwa,” ujar Aiptu Ade, Sabtu (1/8/2026).
Baca Juga : Karhutla Mengancam hingga September, Kubu Raya Perketat Upaya Pencegahan
Menyikapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di ruas jalan yang banyak ditumbuhi pohon besar.
Pengendara juga diminta menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin kencang.
“Bila hujan lebat disertai angin kencang, sebaiknya hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar. Jika menemukan pohon yang terlihat rapuh atau membahayakan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan sebelum menimbulkan korban,” pungkasnya.*
