Polres Purbalingga Ungkap Jaringan Pengedar Obat Terlarang, Amankan 11.036 Butir Psikotropika

Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo menunjukkan barang bukti obat terlarang hasil ungkapan kasus Satresnarkoba. (mediahub.polri.go.id)

BERIKABARNEWS l PURBALINGGA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga berhasil mengungkap jaringan peredaran obat terlarang di wilayah Kabupaten Purbalingga. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 11.036 butir obat-obatan jenis psikotropika dan daftar G dari tangan dua tersangka.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan pada Jumat (24/10/2025) di tepi jalan Kelurahan Wirasana, Kecamatan Purbalingga.

“Dua tersangka yang diamankan berinisial SE (20), warga Kecamatan Kalimanah, dan KA (21), warga Kecamatan Padamara,” ujar Kompol Agus dalam konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Rabu (29/10/2025).

Kedua tersangka diduga kuat terlibat dalam kepemilikan, penyimpanan, dan pengedaran obat-obatan psikotropika tanpa izin serta sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya paket mencurigakan yang diduga berisi obat terlarang. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan menemukan tersangka SE sedang turun dari mobil travel sambil membawa tas dan kardus. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ribuan butir obat terlarang yang diakui berasal dari Jakarta dan akan dikirimkan kepada tersangka KA.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 10.973 butir obat Daftar G jenis Tramadol dan Hexymer, 63 butir obat psikotropika jenis Alprazolam dan Riklona, serta dua unit handphone, satu unit sepeda motor, tas ransel, dan wadah pengiriman.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku telah menjalankan bisnis ilegal ini selama kurang lebih dua bulan dan telah tiga kali memesan obat-obatan terlarang dari kawasan Tanah Abang, Jakarta.

Baca Juga : Polda Sumut Tangkap Kurir Bawa 1 Kg Sabu Tujuan Pekanbaru

Wakapolres Purbalingga menegaskan, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan/atau Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda hingga Rp5 miliar,” tegas Kompol Agus Amjat Purnomo.

Ia menambahkan, Polres Purbalingga berkomitmen menjaga wilayahnya agar tetap bersih dari narkoba dan obat-obatan terlarang demi melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.

Polres Purbalingga juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba atau obat terlarang di lingkungan masing-masing, sebagai bentuk partisipasi bersama dalam mewujudkan Purbalingga bebas narkoba. (ing)

 

Sumber : 

Mediahub.polri.go.id

Geger! Ibu dan Anak di Landak Tewas Terikat, Uang Rp135 Juta Raib

BERIKABARNEWS l LANDAK – Warga Desa Angkanyar, Kecamatan...

Proses evakuasi jenazah ibu dan anak yang ditemukan tewas terikat di Landak, Sabtu (8/8/2026).

Polresta Pontianak Sita 551 Kg Sisik Trenggiling, Dua Orang Jadi Tersangka

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polresta Pontianak mengungkap dugaan...

Polresta Pontianak mengamankan ratusan kilogram sisik dan kuku trenggiling dalam pengungkapan dugaan perdagangan ilegal satwa dilindungi.

Terungkap! Penembakan Maut di Singkawang Dipicu Dendam Sengketa Tanah

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Satreskrim Polres Singkawang mengungkap...

Polisi menunjukkan barang bukti kasus penembakan maut di Singkawang yang diduga dipicu sengketa tanah antar saudara.

Kasus Penembakan Maut di Singkawang Terungkap, Tiga Orang Jadi Tersangka

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Satreskrim Polres Singkawang berhasil...

Ilustrasi-Tersangka kasus penembakan maut di Singkawang saat diamankan Polres Singkawang.

Tas Berisi Dua Ponsel Raib di Hotel Queen, Polisi Ringkus Terduga Pelaku

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kasus hilangnya tas berisi...

Terduga pelaku pencurian tas berisi dua ponsel saat diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak.

Diduga Edarkan Sabu, IRT di Ketapang Dibekuk Polisi di Kamar Kos

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Seorang ibu rumah tangga...

Barang bukti 17 paket sabu seberat 3,97 gram brutto yang disita polisi dari seorang IRT di Air Upas, Kabupaten Ketapang.

berita terkini