BERIKABARNEWS l TAPANULI SELATAN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Pada Rabu (31/12/2025), Kepala Negara meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan infrastruktur penghubung yang vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dapat segera berfungsi kembali. Keberadaan jembatan ini dinilai krusial dalam mendukung pemulihan ekonomi daerah pascabencana.
Jembatan Bailey Sungai Garoga dibangun sepanjang 44 meter sebagai solusi strategis menggantikan jembatan lama yang rusak akibat bencana alam.
Kerusakan sebelumnya sempat memutus akses transportasi dan menghambat aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.
Baca Juga : Tanpa Euforia, Prabowo Sambut Tahun Baru 2026 di Lokasi Bencana
Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) TNI AD dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Jembatan dirancang dengan struktur kokoh dan memiliki kapasitas menahan beban hingga 25 ton, sehingga dapat dilalui kendaraan logistik dan distribusi barang antarwilayah.
Dengan berfungsinya jembatan tersebut, konektivitas antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan kembali lancar, sekaligus mempercepat pergerakan barang dan jasa.
Presiden Dialog Langsung dengan Pekerja dan Warga
Saat berada di lokasi proyek, Presiden Prabowo tidak hanya memantau perkembangan fisik pembangunan, tetapi juga berdialog langsung dengan para pekerja konstruksi serta masyarakat setempat. Presiden mendengarkan aspirasi warga dan menanyakan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keselamatan konstruksi, tanpa mengabaikan target penyelesaian pembangunan.
“Negara harus hadir langsung di lapangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan roda kehidupan segera kembali berputar normal,” ujar Presiden Prabowo.
Kehadiran Presiden di Batang Toru menjadi simbol nyata pengawalan langsung pemerintah terhadap proses pemulihan pascabencana hingga ke daerah.
Infrastruktur penghubung seperti Jembatan Bailey Sungai Garoga diharapkan menjadi titik balik kebangkitan ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan.
Dengan rampungnya pembangunan jembatan tersebut, distribusi logistik ke wilayah-wilayah sekitar diproyeksikan kembali stabil, sekaligus mempermudah aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat memasuki awal tahun 2026.*
Sumber :
BPMI Setpres
