BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Seorang pria berusia 32 tahun ditemukan tewas di area kaki tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), Jalan Simpang Banjar, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (25/9/2026).
Korban diketahui merupakan perantau asal Kota Probolinggo, Jawa Timur, yang telah tinggal di wilayah Pontianak selama kurang lebih satu tahun untuk mencari pekerjaan.
Penemuan jasad tersebut menghebohkan warga sekitar. Polisi dari Polsek Sungai Kakap bersama Tim Inafis Polres Kubu Raya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan jasad korban.
Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widi Harso melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, korban pertama kali ditemukan warga bernama Salamah.
Saat itu, Salamah sedang mencari rumput di sekitar kebun kelapa pada Jumat siang. Ia kemudian melihat sosok seseorang tergeletak di kawasan kaki tower SUTET.
Karena merasa takut, Salamah memilih kembali ke rumah. Sekitar pukul 14.30 WIB, ia kembali ke lokasi untuk memastikan apa yang dilihatnya.
Baca Juga : Pelajar 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas Sintang Ditemukan Meninggal
Sekitar pukul 16.00 WIB, Salamah mengajak anaknya untuk kembali ke lokasi. Anak saksi kemudian mengambil dokumentasi kondisi korban menggunakan telepon seluler.
Dokumentasi tersebut dikirimkan kepada Kepala Dusun Desa Sungai Rengas dan selanjutnya diteruskan kepada Polsek Sungai Kakap.
Polisi bersama Tim Inafis Polres Kubu Raya kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad dan mengumpulkan informasi terkait penemuan tersebut.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaus dan celana pendek berwarna hitam. Polisi juga menemukan sebuah tas berisi barang pribadi dan dokumen identitas di sekitar tubuh korban.
Dari dokumen tersebut, korban diketahui merupakan warga Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Pihak keluarga kemudian mengonfirmasi identitas korban. Keluarga menyebut korban telah merantau ke wilayah Pontianak selama sekitar satu tahun untuk mencari pekerjaan.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk menjalani pemeriksaan.
Baca Juga : Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Gunung Bawang, Polisi Dalami Kejadian
Hasil visum et repertum terhadap jasad korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul.
“Jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk pemeriksaan. Hasil visum et repertum menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban,” jelas Aiptu Ade, Sabtu (26/9/2026).
Meski hasil pemeriksaan tersebut tidak menemukan tanda kekerasan, polisi masih mendalami penyebab kematian korban.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap Ipda Hata bersama jajaran masih melakukan penyelidikan untuk merekonstruksi rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia di kaki tower SUTET tersebut.*
