BERIKABARNEWS l SEKADAU – Seorang pria berusia 57 tahun asal Kabupaten Ketapang dilaporkan hilang secara misterius di kawasan Dusun Segiyam, Desa Sekonau, Kecamatan Sekadau Hulu. Hingga Selasa (30/6/2026), tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban bernama Sehat yang belum diketahui keberadaannya.
Korban diketahui merupakan seorang petani asal Dusun Deranuk, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang. Sehat sebelumnya datang ke Dusun Segiyam bersama keluarganya untuk menghadiri acara lamaran sang anak.
Peristiwa hilangnya korban bermula pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah seluruh rangkaian acara keluarga selesai, korban sempat diajak sarapan bersama. Namun, ia menolak dengan alasan ingin mengambil barang pribadinya yang tertinggal di depan rumah.
Tidak lama kemudian, setelah keluarga selesai sarapan, korban sudah tidak terlihat lagi di sekitar lokasi. Keluarga bersama warga setempat langsung berupaya melakukan pencarian di area sekitar rumah, tetapi korban tak kunjung ditemukan.
Baca Juga : Diduga Berbelok Mendadak, Motor Tabrakan dengan Mobil di SPBU Parindu
Plt Kasi Humas Polres Sekadau, IPDA Iwan Kurniawan, mewakili Kapolsek Sekadau Hulu IPDA Firmansyah, mengatakan pihak keluarga telah berusaha mencari korban selama beberapa hari sebelum akhirnya melapor kepada aparat kepolisian.
“Setelah keluarga selesai sarapan, korban sudah tidak berada di sekitar rumah. Keluarga sempat mencari bersama warga, namun hingga beberapa hari pencarian dilakukan, korban belum ditemukan,” kata Iwan.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Sekadau Hulu bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak untuk memperluas pencarian.
Operasi SAR melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Pos SAR Sintang, BPBD Sekadau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Saat ini, tim SAR gabungan memusatkan pencarian di kawasan perkebunan kelapa sawit, semak belukar, dan area hutan di sekitar Desa Sekonau. Penyisiran juga dilakukan di jalur-jalur yang diduga dilalui korban, sementara informasi orang hilang telah disebarluaskan ke desa-desa tetangga.
Baca Juga : Tenggelam di Sungai Kapuas, Warga Sanggau Hilang Setelah Jatuh dari Motor Air
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan, meski masih dapat berkomunikasi dengan baik. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa korban tersesat di tengah kawasan hutan dan perkebunan yang cukup luas.
Iwan menegaskan, sinergi antarinstansi terus diperkuat agar proses pencarian berjalan maksimal. Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi untuk turut membantu dengan melaporkan jika melihat korban atau menemukan petunjuk yang berkaitan.
“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi untuk segera melapor kepada petugas apabila melihat korban ataupun menemukan petunjuk yang dapat membantu proses pencarian,” pungkasnya.*
