Produk Khas Pontianak Siap Bersaing di Pasar Asia Tenggara Lewat INACRAFT 2026

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pontianak, Yusnaldi menyerahkan cenderamata kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat mengunjungi stan Kota Pontianak.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Kota Pontianak bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak kembali mendorong perajin lokal naik kelas melalui ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis memperluas pemasaran produk unggulan Pontianak hingga pasar Asia Tenggara.

INACRAFT 2026 yang digelar oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) menargetkan transaksi ritel sebesar Rp102,5 miliar serta kontrak dagang mencapai US$1,5 juta. Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini juga membidik 100.000 pengunjung, termasuk sekitar 1.000 buyer mancanegara dari Jepang, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Prancis, hingga Maroko.

Mewakili Wali Kota Pontianak, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pontianak, Yusnaldi, menegaskan bahwa partisipasi Pemkot Pontianak bersama Provinsi Kalimantan Barat merupakan wujud komitmen meningkatkan daya saing perajin lokal sekaligus membuka peluang kemitraan, investasi, dan pasar baru.

“Dengan jumlah pengunjung yang besar, perajin memiliki peluang luas memasarkan produk, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga internasional,” ujarnya di stan Kota Pontianak, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga : Wali Kota Tegaskan SDM Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Yusnaldi menjelaskan, Dekranasda Kota Pontianak telah melakukan kurasi produk sebelum dipamerkan guna memastikan kualitas dan keunikan kerajinan yang ditampilkan. Beragam produk khas Pontianak dihadirkan, mulai dari motif corak insang, tas etnik, aksesori, hingga kerajinan tangan berbasis kearifan lokal.

“Kami mengundang pengunjung untuk datang ke stan Kota Pontianak di Paviliun Kalimantan Barat, Assembly Hall Nomor 75. Produk yang kami tampilkan mencerminkan identitas dan kreativitas perajin Pontianak,” tuturnya.

Ia berharap, keikutsertaan di INACRAFT 2026 mampu memperluas jaringan pemasaran dan menciptakan transaksi berkelanjutan bagi pelaku UMKM kriya Pontianak.

“Harapannya, minat pembeli tidak hanya muncul saat pameran berlangsung, tetapi terus berlanjut ke kerja sama jangka panjang,” pungkas Yusnaldi.*

Wali Kota Tegaskan SDM Jadi Kunci Kemajuan Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan seorang siswa SD.

Musrenbang RKPD Pontianak Kota 2027 Fokus Optimalkan Pusat Ekonomi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Pontianak Kota.

Belum Ada Kasus Virus Nipah di Pontianak, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Fasilitas pelayanan kesehatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi virus Nipah.

SPBU DODO Jalan Tani Singkawang Resmi Beroperasi, Perluas Akses BBM Warga

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Ketersediaan layanan bahan bakar...

Peresmian SPBU DODO 64.791.24 di Jalan Tani Singkawang Barat, (2/2/2026).

Sat Samapta Polresta Pontianak dan BPBD Kalbar Padamkan Kebakaran Lahan di Parit Demang

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Personel Satuan Samapta Polresta...

Petugas Sat Samapta Polresta Pontianak dan BPBD Kalbar memadamkan kebakaran lahan di Parit Demang Dalam.

Kebakaran Lahan di Batulayang Pontianak Utara Ancam Permukiman Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kebakaran lahan hebat terjadi...

Petugas gabungan Polsek Pontianak Utara dan Damkar memadamkan kebakaran lahan di Jalan Flora, Kelurahan Batulayang, Pontianak Utara.

berita terkini