BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengajak masyarakat menjadikan Ramadan 1447 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Ajakan tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan perdana di Masjid Baitussalam, Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur, Kamis (19/2/2026).
Usai melaksanakan Salat Subuh berjemaah, Edi menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga ruang untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman serta takwa.
“Ramadan adalah bukti bahwa kita bisa berubah. Bukan hanya soal ibadah wajib, tetapi bagaimana kita melawan hawa nafsu dan memperbaiki diri demi kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung dinamika perbedaan penetapan awal Ramadan yang kerap terjadi setiap tahun. Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hal wajar, selama tujuannya sama, yakni memperkuat keimanan umat.
Dengan komposisi sekitar 82 persen penduduk Pontianak Timur beragama Islam, Edi berharap kehidupan masyarakat semakin berlandaskan nilai Al-Qur’an dan Hadis. Ia mencontohkan sikap sederhana yang mencerminkan akhlak baik, seperti tertib parkir, menjaga ketertiban di masjid, dan bersabar di jalan raya.
Baca Juga : Pemkot Pontianak Atur Jam Operasional Usaha Hiburan Selama Ramadan 1447 H
Selain pesan keagamaan, Wali Kota juga menyoroti perkembangan kota yang dihadapkan pada pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Meski keberadaan Jembatan Kapuas II membantu mengurai kemacetan, Pemerintah Kota Pontianak tetap menyiapkan solusi jangka panjang, termasuk pengembangan outer ring road serta pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas pendidikan.
Terkait pembangunan Masjid Baitussalam, Edi memastikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota agar proses penyelesaian dapat segera tuntas.
“Mudah-mudahan Ramadan tahun depan kita sudah bisa salat di masjid yang selesai dibangun. Dengan kebersamaan, saya yakin pembangunan ini bisa cepat terwujud,” pungkasnya.*
