Sekda Harisson: Informasi Publik Harus Cepat dan Transparan di Era Digital

Sekda Kalbar Harisson membuka sosialisasi peraturan di bidang informasi dan komunikasi publik di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat pengelolaan komunikasi publik agar informasi pemerintah dapat disampaikan secara cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, saat membuka Sosialisasi Peraturan di Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Tahun 2026 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini diikuti para pengelola komunikasi publik dan admin informasi dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar.

Dalam sambutannya, Harisson menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital dan media sosial membuat arus informasi bergerak sangat cepat. Karena itu, pemerintah dituntut untuk lebih responsif dalam menyampaikan berbagai kebijakan maupun program pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan komunikasi publik yang baik menjadi kunci untuk menjaga keterbukaan informasi sekaligus membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

“Arus informasi di media sosial menuntut pemerintah untuk semakin responsif. Informasi kebijakan dan program pembangunan harus disampaikan secara akurat, cepat, dan terbuka,” ujarnya.

Selain menyampaikan informasi pembangunan, pengelola komunikasi publik juga memiliki peran penting dalam memantau isu yang berkembang di ruang digital.

Melalui sosialisasi tersebut, peserta diingatkan untuk aktif melakukan pemantauan terhadap isu publik, memberikan klarifikasi secara cepat, serta menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas informasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga : Buka Puasa di Sanggau, Wagub Krisantus Ajak Perkuat Sinergi dan Ketahanan Pangan

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalbar berharap seluruh pengelola informasi di instansi pemerintah daerah memiliki pemahaman yang sama terkait pengelolaan komunikasi publik.

Dengan komunikasi yang terkelola dengan baik, pemerintah dapat menyampaikan informasi pembangunan secara transparan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Pengelolaan komunikasi yang baik akan membantu pemerintah menyampaikan informasi pembangunan secara terbuka serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” tutup Harisson.*

Maulid Nabi di Pontianak, Ria Norsan Ajak Umat Teladani Akhlak Rasulullah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri Maulid Nabi di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Pontianak.

Pemprov Kalbar Siap Sukseskan Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson mengikuti rapat persiapan Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan di Jakarta.

Harumkan Nama Kalbar, Farhan Dirga Tembus 3 Besar Cangkir Barista 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Barista asal Kalimantan Barat,...

Farhan Dirga barista Segitiga Coffee asal Kalbar meraih Juara 3 Cangkir Barista Championship 2026.

Polda Kalbar Terima 300 Brimob, Pasukan Karhutla Disebar ke 8 Kabupaten

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat menerima...

Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar memimpin apel penerimaan 300 personel BKO Brimob untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat. (Foto: Polda Kalbar)

300 Personel Brimob Kaltim-Bali Dikirim ke Kalbar untuk Tangani Karhutla

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Polri mengerahkan 300 personel...

300 personel Brimob Kaltim dan Bali diberangkatkan ke Kalbar untuk menangani karhutla. (Foto: Polri)

Hotspot Kalbar Turun Jadi 28 Titik, Menhut Ingatkan Jangan Lengah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Jumlah titik panas...

Menhut Raja Juli Antoni dan Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau lokasi karhutla di Desa Rasau Jaya 3, Kubu Raya.

berita terkini