BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Puncak perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili di Singkawang berlangsung meriah, Selasa (3/3/2026). Sebanyak 727 Tatung turun ke jalan menampilkan atraksi ekstrem yang menjadi daya tarik utama ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Festival budaya tahunan yang menjadi ikon Kota Seribu Kelenteng ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto, di panggung utama depan Kantor Wali Kota Singkawang. Dentuman loku yang dipukul bersama para tamu kehormatan menandai dimulainya arak-arakan budaya.
Berdasarkan data panitia, parade tahun ini melibatkan 528 Tatung menggunakan tandu kayu yang dipenuhi senjata tajam, 109 Tatung beraksi tanpa tandu, serta peserta lain yang menampilkan miniatur, jelangkung, barongsai, hingga naga. Atraksi yang sarat simbol spiritual itu memukau penonton yang memadati sepanjang jalan protokol.
Meski menampilkan aksi ekstrem, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan pengamanan ketat aparat. Perpaduan musik tradisional, aroma hio, dan sorak sorai penonton menciptakan suasana khas yang menjadi ciri perayaan Cap Go Meh Singkawang.
Baca Juga : 49 Naga Bersinar Meliuk di antara Lautan Manusia Jalan Gajah Mada
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri PKP Maruarar Sirait, serta Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar.
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku terkesan menyaksikan langsung festival tersebut. Menurutnya, Singkawang berhasil menunjukkan wajah Indonesia yang penuh toleransi dan harmoni di tengah keberagaman.
Cap Go Meh di Singkawang dinilai bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga simbol persatuan lintas suku dan agama. Energi kebersamaan yang terpancar dari perayaan ini diharapkan menjadi pesan perdamaian yang dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia maupun dunia.*
Sumber :
MC Singkawang
