BERIKABARNEWS l MELAWI – Ria Norsan menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan genangan air di SMKN 1 Nanga Pinoh. Selain pembenahan drainase, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merancang relokasi sekolah ke lahan yang lebih luas dan representatif.
Peninjauan dilakukan Selasa (24/2), menyusul genangan air yang kerap merendam lingkungan sekolah dan dinilai mengganggu proses belajar mengajar. Menurut Ria Norsan, perbaikan saluran air menjadi langkah awal agar aktivitas pendidikan dapat berjalan lebih lancar.
Namun, Pemprov tidak berhenti pada solusi sementara. Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, terutama mengantisipasi lonjakan jumlah siswa yang terus meningkat setiap tahun.
“Kita akan cari lokasi yang luas dan membangun satu kompleks khusus, karena jumlah siswa SMK ini terus bertambah,” ujar Ria Norsan.
Dengan lahan yang lebih memadai, pembangunan fasilitas pendidikan diharapkan bisa dilakukan secara terintegrasi, mulai dari ruang kelas, bengkel praktik, hingga sarana pendukung lainnya. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman dinilai penting untuk mendukung kualitas pendidikan vokasi di daerah.
Baca Juga : Dari Masjid Ibnu Taimiyah, Ria Norsan Sampaikan Pesan Spiritual
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan motivasi kepada siswa agar tetap semangat belajar dan memanfaatkan pendidikan kejuruan sebagai bekal keterampilan masa depan.
Ia turut menyerahkan bantuan seragam dan tumbler sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar dan penerapan pola hidup sehat di sekolah.
Langkah relokasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kalbar dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan, sekaligus memastikan generasi muda Melawi tumbuh menjadi tenaga terampil dan siap bersaing.*
