Sosialisasi RANHAM, Pemkot Pontianak Ajak Generasi Muda Kenali dan Hormati Hak Sesama

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan SDM Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Rusdalita membuka sosialisasi RANHAM di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mengajak generasi muda untuk lebih memahami hak asasi manusia (HAM) sekaligus menghormati hak sesama dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran terhadap HAM dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang adil, damai, humanis, dan berkeadilan.

Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Sumber Daya Manusia Kota Pontianak, Rusdalita, saat membuka Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Kamis (2/7/2026).

Menurut Rusdalita, hak asasi manusia merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir. Karena itu, HAM harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Dalam konteks pembangunan daerah, penghormatan terhadap HAM menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kehidupan yang adil, damai, dan beradab,” ujarnya.

Ia menilai pemahaman masyarakat mengenai HAM masih perlu terus diperkuat melalui edukasi yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, nilai-nilai HAM harus diperkenalkan secara luas kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari generasi muda, lembaga pendidikan, komunitas, hingga berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga : Wako Edi Suarakan Aspirasi Kota se-Kalimantan di Rakernas XVIII APEKSI 2026

Rusdalita menjelaskan, implementasi Rencana Aksi Nasional HAM kini diperkuat melalui sembilan pilar utama, yakni hak sipil dan politik, hak ekonomi, sosial dan budaya, antipenyiksaan, antidiskriminasi, hak anak, hak penyandang disabilitas, hak perempuan, hak migran, serta hak dalam pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, penerapan RANHAM di tingkat daerah menjadi instrumen strategis agar setiap kebijakan, program, dan pembangunan selalu berpijak pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, implementasi RANHAM menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan senantiasa berperspektif pada penghormatan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial,” jelasnya.

Pemerintah Kota Pontianak, lanjut Rusdalita, berkomitmen mendorong terwujudnya kota yang inklusif, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi dengan instansi terkait, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menilai tema sosialisasi ini sangat relevan dengan tantangan kehidupan saat ini. Setiap warga negara perlu memahami haknya agar memperoleh perlindungan, pelayanan, dan kesempatan yang setara. Namun di sisi lain, pemahaman tentang hak pribadi juga harus dibarengi kesadaran untuk menghormati hak orang lain.

“Kehidupan yang damai, adil, dan harmonis hanya dapat terwujud apabila kita saling menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi martabat setiap manusia,” katanya.

Baca Juga : Pemanfaatan SiLPA APBD Pontianak Sesuai Komposisi dan Ketentuan

Rusdalita juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti intoleransi, radikalisme, diskriminasi, kekerasan, perundungan, hingga penyalahgunaan media digital yang berpotensi memicu pelanggaran HAM.

Karena itu, ia menegaskan generasi muda tidak cukup hanya memahami HAM secara teoritis. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, seperti peduli terhadap sesama, berani menyuarakan kebenaran, menolak perundungan, bijak bermedia sosial, serta menghargai perbedaan.

“Kesadaran HAM harus hadir dalam perilaku sehari-hari. Kepedulian terhadap sesama, keberanian menyuarakan kebenaran, menolak perundungan, dan bijak bermedia sosial adalah bagian dari fondasi penegakan nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Rusdalita menegaskan bahwa penegakan HAM bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, dan generasi muda dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kehidupan yang bermartabat.

Ia berharap sosialisasi RANHAM ini dapat menambah wawasan peserta sekaligus mendorong tumbuhnya budaya dialog, toleransi, saling menghormati, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Semoga kegiatan ini memberi manfaat besar dan menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mewujudkan Kota Pontianak yang lebih humanis, inklusif, dan berkeadilan,” pungkasnya.**

Kualitas Udara Berbahaya, Siswa Pontianak Kembali Belajar dari Rumah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak melalui...

Ilustrasi - Siswa di Pontianak mengikuti pembelajaran dari rumah setelah kualitas udara masuk kategori berbahaya.

Life Skill Jadi Bekal Masyarakat di Kawasan Rawan Narkoba Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Bahasan saat membuka Bimbingan Teknis Life Skill pada Kawasan Rawan Narkotika Di Kota Pontianak Tahun 2026, Selasa (6/10/2026).

Sekda Pontianak Minta Kadis Kuasai Anggaran, Jangan Bergantung pada Staf

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah ketika membuka Rapat Evaluasi terhadap Raperda dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Hotel Golden Tulip, Selasa (6/10/2026).

Logo Hari Jadi ke-255 Pontianak Resmi Diluncurkan, Angkat Tema Tangguh Bersahabat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Pemerintah Kota Pontianak meluncurkan logo Hari Jadi ke-255 Pontianak, Senin (5/10/2026).

Perkuat Mitigasi Risiko PBJ, Pemkot Pontianak Ingatkan Pentingnya Perencanaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Bimtek Mitigasi Risiko Hukum PBJ dan Perlindungan Hukum bagi Pelaku Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak” di Hotel Ibis, Senin (5/10/2026).

78 Tim Ramaikan Wali Kota Cup II 2026, Pontianak Dorong Sport Tourism

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 78 tim mengikuti...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam.

berita terkini