BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Senyum bahagia terpancar dari wajah ratusan anak yatim di Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, saat bertemu langsung dengan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Kamis (12/3/2026). Di sela kesibukannya memimpin daerah, Sujiwo hadir untuk menyerahkan santunan senilai total Rp230–250 juta.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Al-Fityan School Kubu Raya ini terasa istimewa karena menjadi tahun kesepuluh Sujiwo menjaga komitmennya menyantuni anak yatim secara rutin.
Bupati Sujiwo menyampaikan rasa syukur karena donasi dari dana pribadi dan para donatur setiap tahun terus meningkat. Dengan jumlah yang terkumpul, setiap anak menerima santunan sebesar Rp1,5 juta.
Tidak hanya santunan tunai, kepedulian ini juga menjangkau pendidikan mereka, mulai dari SD hingga SMP.
“Alhamdulillah, mereka juga akan disekolahkan. Ini luar biasa,” ujar Sujiwo dengan bangga.
Sujiwo juga mengapresiasi masyarakat dan tokoh di Kecamatan Sungai Kakap. Ia melihat tren positif di mana hampir seluruh desa aktif menggelar kegiatan serupa bagi anak yatim.
“Di Kecamatan Sungai Kakap ini keren, hampir semua desa melakukan kegiatan seperti ini. Nominalnya berbeda-beda, ada yang Rp50 juta hingga Rp70 juta. Yang penting adalah semangat untuk berbagi,” ucapnya.
Baca Juga : Sujiwo: Dedikasi Penuh Demi Kesejahteraan Warga Kubu Raya
Di bulan suci Ramadan, Sujiwo ingin menularkan semangat berbagi ke kecamatan lain di Kubu Raya. Selain santunan untuk anak yatim, pemerintah daerah bersama sejumlah pihak menargetkan 35.000 paket Lebaran.
Paket sembako ini akan dibagikan kepada kelompok profesi dan masyarakat yang membutuhkan, termasuk driver ojek online, relawan pemadam kebakaran, petugas kebersihan, porter bandara, tukang parkir, penyandang disabilitas, serta janda dan kaum fakir miskin.
“Besok insyaallah akan kita bagikan. Mohon doanya, semoga kegiatan ini meringankan beban saudara-saudara kita agar bisa menyambut Lebaran dengan tenang,” harap Sujiwo.
Aksi nyata ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat di Kubu Raya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama di momen penuh keberkahan seperti Ramadan.*
Sumber :
Prokopim KKR
