Santri di Sungai Kakap Meninggal, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Jenazah santri Pondok Pesantren Labbaik Indonesia (Putra), Sungai Kakap, Irfan Zaki Azizi yang meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

BERIKABARNEWS l SUNGAI RAYA – Santri bernama Irfan Zaki Azizi (16) dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (13/3) sekitar pukul 07.40 WIB, setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polres Kubu Raya memastikan proses penyelidikan terhadap kasus meninggalnya seorang santri Pondok Pesantren Labbaik Indonesia (Putra) di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, terus berjalan. Kasus tersebut belakangan ramai diperbincangkan di berbagai situs pemberitaan daring dan media sosial.

Sebelumnya, korban mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Anton Soedjarwo Pontianak. Namun karena kondisinya memerlukan pemeriksaan lanjutan, korban kemudian dirujuk ke RSU Santo Antonius Pontianak untuk menjalani pemeriksaan CT Scan serta penanganan intensif oleh tim medis.

Dari hasil pemeriksaan CT Scan, tim medis menemukan adanya pembengkakan pada bagian otak korban. Meski demikian, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa tulang tengkorak kepala korban dalam kondisi baik, tanpa ditemukan keretakan maupun trauma.

Selain itu, tim medis juga mendapati adanya pembengkakan pada area wajah, khususnya di bagian dagu bawah, kedua mata, dan kening.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Irfan dipulangkan dengan pengawalan dan pendampingan dari Unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya. Suasana duka menyelimuti rumah pamannya, Syukur, di Jalan Ampera, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, tempat jenazah disemayamkan sebelum dilaksanakan prosesi fardhu kifayah dan salat jenazah.

Rencananya, jenazah almarhum akan dibawa pulang menuju kampung halamannya di Kabupaten Kayong Utara pada ba’da Ashar menggunakan speedboat milik Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, bersama Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari.

Di sisi lain, terkait penyebab pasti kematian korban, pihak keluarga diketahui menolak dilakukan autopsi. Kendati demikian, keluarga meminta pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas penyebab meninggalnya Irfan.

Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kubu Raya bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) masih terus mengumpulkan berbagai keterangan serta bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Baca Juga : Pelajar 18 Tahun Tewas Tertabrak Mobil Box di Tikungan Simpang Brimob

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta sebenarnya.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya bersama KPAI dan stakeholder terkait. Saat ini kami juga masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit sebagai bagian dari proses pengumpulan alat bukti,” ujar Ade, Jumat (13/3)

Ade menegaskan, pihak kepolisian berkomitmen menangani perkara tersebut secara transparan dan objektif, agar penyebab kematian korban dapat diketahui secara jelas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum tentu benar di media sosial. Percayakan proses ini kepada pihak kepolisian yang saat ini masih bekerja maksimal untuk mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan keadilan bagi pihak korban,” tegasnya.

Polres Kubu Raya memastikan seluruh proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh di lapangan. Polisi juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk memberikan keterangan guna membantu proses penyelidikan. (ndo)

Curas, Curat hingga Curanmor, Polres Singkawang Ungkap 10 Kasus dalam Sebulan

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Polres Singkawang berhasil mengungkap...

Kasat Reskrim Polres Singkawang saat konferensi pers pengungkapan 10 kasus kriminal dengan 14 tersangka yang diamankan sepanjang Juli 2026.

Terlacak Lewat CCTV, Polres Kubu Raya Bekuk Residivis Pelaku Pemerkosaan Remaja

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Polres Kubu Raya...

Ilustrasi - Petugas Polres Kubu Raya menelusuri rekaman CCTV yang menjadi petunjuk penangkapan residivis pelaku pemerkosaan remaja di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.

Polisi Ingatkan Pelaku Karhutla di Kubu Raya Bakal Dijerat 13 Dasar Hukum

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Polres Kubu Raya...

Infografis Polres Kubu Raya tentang 13 dasar hukum yang digunakan untuk menjerat pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kubu Raya.

Polisi Bekuk Terduga Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Unit Reskrim Polsek Pontianak...

Petugas Polsek Pontianak Barat mengamankan terduga pelaku curanmor berinisial Y yang diduga beraksi di tujuh lokasi di Kota Pontianak.

Niat Membantu, Gadis di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Niat membantu seorang...

Petugas Polres Kubu Raya mengamankan terduga pelaku kasus kekerasan seksual terhadap seorang gadis di bawah umur untuk menjalani proses hukum.

Polisi Pastikan BBM Kapuas Hulu Aman, Penimbun Terancam Penjara 6 Tahun

BERIKABARNEWS l KAPUAS HULU – Polres Kapuas Hulu...

Infografis Polres Kapuas Hulu berisi imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying maupun penimbunan BBM serta membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.

berita terkini