BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendorong para finalis Bujang Dara Gawai Kalbar 2026 agar mampu bersaing hingga tingkat internasional. Hal itu disampaikannya saat membuka Grand Final Bujang Dara Gawai Kalbar ke-40 di Rumah Radakng Pontianak, Sabtu (23/5/2026) malam.
Acara budaya tahunan masyarakat Dayak tersebut berlangsung meriah dan dipadati masyarakat serta tamu undangan. Krisantus hadir didampingi Ny. Donata Dirasig Krisantus dalam pembukaan malam puncak pemilihan Bujang Dara Gawai Kalbar 2026.
Ajang ini menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kalimantan Barat yang bertujuan melahirkan generasi muda Dayak yang cerdas, berkarakter, serta mampu menjadi duta budaya daerah di tingkat nasional maupun global.

Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan bahwa Bujang Dara Gawai Kalbar bukan lagi sekadar ajang penampilan fisik atau kontes ketampanan dan kecantikan.
Menurutnya, proses penilaian kini lebih mengutamakan kualitas intelektual, pemahaman budaya, kemampuan komunikasi, hingga penguasaan bahasa asing.
Ia berharap para finalis mampu menjadi generasi muda Dayak yang tetap menjaga identitas budaya lokal namun memiliki wawasan internasional.
“Saya ingin Bujang dan Dara Gawai bisa ekspansi secara nasional maupun internasional. Ketika pergi ke luar negeri, tidak perlu lagi menggunakan penerjemah. Mereka harus mampu berkomunikasi secara internasional,” ujar Krisantus.
Baca Juga : Arwana Kalbar Jadi Primadona, Kontes Internasional APPS 2026 Berlangsung Meriah
Krisantus menilai kemampuan bahasa asing menjadi modal penting bagi para finalis karena nantinya mereka akan membawa nama Kalimantan Barat dalam berbagai kegiatan budaya dan pariwisata.
Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ingin mencetak putra-putri daerah yang mampu memperkenalkan budaya Dayak dan potensi wisata Kalbar ke dunia internasional.
Selain itu, para finalis diharapkan mampu memanfaatkan gelar Bujang Dara Gawai sebagai langkah awal untuk meraih prestasi di berbagai bidang profesional.
Dengan karakter yang kuat, wawasan budaya yang luas serta kemampuan komunikasi yang baik, alumni Bujang Dara Gawai Kalbar diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda Dayak yang modern dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga : Wagub Krisantus Pimpin Perbakin Kalbar, Siap Cetak Atlet Berprestasi
Grand Final Bujang Dara Gawai Kalbar ke-40 juga menjadi bentuk komitmen masyarakat Dayak dalam menjaga dan melestarikan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.
Kehadiran generasi muda dalam ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat eksistensi budaya Dayak sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Kalimantan Barat kepada masyarakat luas dan dunia internasional.*
