BERIKABARNEWS l LANDAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya penguatan daya saing daerah dalam penyusunan arah pembangunan Kabupaten Landak ke depan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Bupati Landak, Senin (6/4/2026).
Dalam forum tersebut, ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi daerah, serta pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Krisantus, di tengah dinamika global yang terus berkembang, pemerintah daerah dituntut lebih adaptif dalam menyusun kebijakan. Peningkatan produktivitas ekonomi dan efisiensi pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing daerah.
Selain itu, penerapan tata kelola pemerintahan berbasis digital juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Perencanaan pembangunan tidak boleh kaku. Harus adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman, termasuk melalui digitalisasi pelayanan publik,” ujarnya.
Baca Juga : Latsar CPNS Kalbar, Sekda Harisson Tekankan Integritas dan Pelayanan
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan daerah. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah diminta lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan alternatif di luar skema konvensional.
“Musrenbang ini diharapkan menghasilkan program prioritas yang memiliki daya ungkit nyata. Sederhanakan regulasi untuk menarik investasi, sehingga mampu membuka lapangan kerja baru,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kabupaten Landak diproyeksikan sebagai pusat industri hijau dan lumbung pangan di Kalimantan Barat. Untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan penguatan hilirisasi komoditas unggulan serta kesiapan SDM yang kompeten.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan lahir program pembangunan yang tidak hanya realistis, tetapi juga berdampak nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*
